| Rabu, 09 Juni 2004 | OLAHRAGA |
Sri Lanka Mungkin Tampil ImpresifJAKARTA - Pelatih Kepala Tim Nasional Indonesia, Ivan Venkov, sudah mengantisipasi kemungkinan Sri Lanka akan tampil lebih impresif, bukan bertahan seperti anggapan semula. Menurut Manajer Timnas, Andi Darussalam Tabusala, Kolev tentunya akan menurunkan materi pemain yang bisa bermain menyerang dan bertahan sama baiknya. Indonesia bertemu salah satu negara Asia Selatan itu dalam lanjutan pertandingan babak penyisihan Grup 8 Pra-Piala Dunia Zona Asia, Rabu (9/6) malam ini, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Pertarungan itu, rencananya akan ditayangkan langsung oleh anteve mulai pukul 19.00 WIB. Dalam dua pertandingan terdahulu, Sri Lanka berturut-turut dikalahkan Turkmenistan 0-2 di Ashgabat, dan Arab Saudi 0-1 di Kolombo. Sedangkan Agung Setyabudi cs, pada saat bersamaan ditaklukkan Arab Saudi 0-3 di Riyadh dan 1-3 oleh Turkmenistan di Ashgabat. Andi tidak sependapat, kalau dari dua pertandingan sebelumnya itu Sri Lanka dinilai memiliki keunggulan dalam kinerja tim, seperti terlihat dari selisih gol yang lebih baik dalam klasemen sementara. "Saya anggap masih cukup wajar, kalau kita kalah 0-3 dari Arab Saudi, karena bertanding di Riyadh dengan faktor cuaca yang kurang menguntungkan. Di Ashgabat, kita bahkan bisa mencetak gol. Dan mungkin bisa lebih dari satu, kalau tim tuan rumah tidak terlalu diuntungkan oleh kepemimpinan wasit," tambah pria yang akrab dipanggil Salam itu, di Jakarta, kemarin. Sri Lanka, lanjut Salam, bisa "menahan" Arab Saudi dengan hanya kebobolan satu gol, karena faktor strategi lawan. "Dari rekaman pertandingan yang kita peroleh, tim Saudi waktu itu lebih banyak bertahan," katanya. Motivasi Dia menepis anggapan bahwa indikasi menurunnya motivasi dan semangat juang dari para pemain timnas senior berkait dengan akan "dipensiunkannya" timnas itu seusai PIala Tiger mendatang, sebagaimana diungkapkan Ketua Umum. "Saya perlu meluruskan, karena anggapan itu tidak benar. Yang dimaksudkan oleh Ketua Umum, sebenarnya adalah memberikan kesempatan yang lebih besar kepada tim U-20 untuk tampil di berbagai event internasional. Tetapi bukan berarti timnas senior lalu dipensiunkan," papar Salam. Ditambahkannya, Senin malam lalu dia juga sudah bertemu dengan Ketua Bidang Tim Nasional, Muhammad Zein; di antaranya membicarakan keberadaan lebih lanjut timnas senior. Dalam kaitan itu, Sekjen, Nugraha Besoes mengelak menjawab pertanyaan seputar isu akan dipecatnya Pelatih Kepala, Ivan Venkov Kolev, seandainya tidak dapat membawa timnya meraih kemenangan. Nugraha dan Salam, di sisi lain juga mengharapkan pers dapat memberikan dukungannya dengan menciptakan suasana yang lebih kondusif dalam perjuangan timnas tersebut.(wgm-22a) |