| Rabu, 09 Juni 2004 | WACANA |
SURAT PEMBACAPelecehan BerjilbabBeberapa waktu yang lalu, saya tanpa sengaja melihat situs di internet (kalau tidak salah www.geocities.com/nuristiani/album_jilbab) yang isinya sungguh mengejutkan. Yang jelas terjadi pelecehan terhadap muslimah (berjilbab). Isi situs antara lain foto-foto gadis berjilbab dalam pose yang 'mengerikan'. Saya yakin 100% foto itu hasil rekayasa, meski katanya ada yang asli yang diambil secara sembunyi dari kamar mandi maupun dari rumah tangga orang tertentu. Selain foto ada juga cerita jorok tentang gadis (wanita) berjilbab. Di situ ditulis murni situs pornografi, jadi jangan dikaitkan dengan SARA. Bagaimana bisa, kalau hampir seluruh fotonya (kecuali I) ada cewek berpose seronok dengan masih mengenakan jilbab. Kalau pembuat situs mau main-main, kenapa tidak memakai wajah artis saja. Yang menyedihkan lagi juga disebutkan, bagi siapa saja (terutama pacar) yang memiliki foto gadis berjilbab harap mengirimkannya ke tuti_lestariningsih (@ eurodomail.com . Kemudian ada situs lain yang entah namanya berisi forum diskusi antaragama tapi juga ada cerita jorok mengenai wanita berjilbab. Mereka mengadakan lomba menulis cerita jorok dengan objek gadis berjilbab. Semakin hot ceritanya, maka kemungkinan menang dan hadiahnya makin gede. Saya heran dengan mereka yang mungkin berpendidikan tapi begitu menjijikkan. Kok tega-teganya, muslimah yang menutup aurat untuk rnenghindari fitnah, menjaga dan memelihara kehormatan diri diekspos sedemikian rupa. Buat Bapak Polisi, sekarang cyber crime kan sudah bisa ditindak. Bagaimana tanggapannya. Jangan kasus Sukma Ayu aja yang diusut. Ini sudah menyangkut penghinaan terhadap agama tertentu. Mohon jangan diam saja. Buat muslimah, hati-hati dan waspada. Annysa Liendyasari Mahasiswi FKIP UNS Jl Ir Sutami 36 A, Solo *** Marak Curanmor di Randudongkal Mulanya saya tidak percaya di Randudongkal ada orang yang kehilangan motor, karena selama ini daerah yang terletak di kawasan punggung Pemkab Pemalang relatif aman. Modus operandinya bervariasi. Pelaku ada yang menyamar sebagai penumpang ojek, peminjam motor, ada mencari kesempatan. Saya berusaha mencari informasi melalui berbagai sumber dan ternyata korban curanmor di kecamatan yang sedang berkembang itu kian marak. Selain masyarakat awam, korban juga dialami seorang TU SMA dan Kepala MTs. Bahkan ada salah anggota kepolisian setempat. Peristiwa itu sungguh meresahkan masyarakat. Bisa dibuktikan dengan makin banyak orang yang melakukan berbagai cara untuk mengamankan motornya. Di antaranya dengan memasang kunci rahasia, kunci gembok dan ada juga yang memasang kunci borgol. Saya imbau khususnya pemilik motor dan kendaraan lain agar waspada. Terutama ketika motor sedang diparkir di pinggir jalan atau di tempat ramai. Jangan merasa sudah aman setelah ada petugas parkir, karena terkadang mereka juga lupa atas tanggung jawabnya. Mereka kebanyakan hanya memungut ongkos parkir tetapi tidak melakukan pengawasan secara intensif. Saya berharap kepada pemerintah setempat atau pihak yang berkompeten segera mengambil tindakan preventif agar tidak terjadi korban berikutnya. Ahmad Rifai SPd Kalimas Rt 26/Rw 2 Randudongkal, Pemalang *** Menggoreng Bawang agar Terasa Renyah Apakah Anda saat menggoreng bawang, terasa kurang renyah? Jika ingin gurih dan renyah, Anda dapat menggoreng bawang merah dengan menggunakan air rendaman gamping. Caranya mudah. Kupas bawang terlebih dulu, rendam ke dalam air gamping yang telah dibuang endapannya selama 60 menit. Kemudian cuci bersih dan tiriskan. Lalu iris tipis-tipis, beri garam dan baking powder. Goreng ke dalam minyak yang tidak terlalu panas sampai agak kekuningan lalu diangkat. Jika sudah dingin dapat disimpan di tempat kering dan tertutup agar lebih awet serta tetap renyah saat dimakan. Vonny Iskandar Jl Wotgandul Barat 31, Semarang Hati-hati dengan Calo Tenaga Kerja Praktis, mungkin hal itu yang dikejar pencari kerja di luar negeri yang memilih berurusan dengan calo dibanding pihak resmi. Para calo memang menjanjikan urusan segera kelar dan diberangkatkan ke Malaysia, Hong Kong, Singapura bahkan negara-negara Arab. Namun berhati-hatilah, bukan saja mereka memeloroti saku, tetapi bukan mustahil bertindak lebih dengan memperjualbelikan Anda. Contoh, tetangga saya seorang ibu berusia 32 tahun, memutuskan bekerja di Singapura. Calo segera menemui ibu dari dua putera ini. Awalnya dia memasilitasi istri seorang buruh pabrik tersebut untuk mengurus surat-surat termasuk paspor. Lima belas hari kemudian si calo datang meminta uang Rp 2 juta sebagai syarat keberangkatan dan disetujui dengan harapan segera diberangkatkan. Calo kembali memeras. Dia berjanji memberangkatkan ibu yang sehari-hari berdagang jajan pasar dengan syarat membayar lagi Rp 1 juta. Terjerat penjelasan yang meyakinkan, keluarga ibu ini mengusahakan uang tersebut dengan meminjam kepada kerabatnya. Satu tahun sudah kejadian itu berlalu, calo tak meninggalkan jejak sedikit pun. Banyak contoh kasus serupa. Bahkan ada yang lebih malang, seorang TKI yang berangkat ke Taiwan. Bukan pekerjaan layak yang didapatkan tetapi dipekerjakan sebagai PSK. Berpikirlah seribu kali untuk mengabdi di negeri asing, walau untuk memperjuangkan nasib keluarga Ahmad Rifai Unsiq, Jl Raya Kalibeber Km 3 Mojotengah, Wonosobo Bus Mini Trayek Kajen-Wiradesa-Tegal Kajen sebagai ibu kota Kabupaten Pekalongan telah mengalami kemajuan yang cukup pesat. Kota yang dulu gelap dan sepi kini lebih ramai dengan hadirnya berbagai kantor pemerintah. Keramaian semakin bertambah dengan dioperasikannya terminal baru yang megah, luas dan teratur penataannya. Untuk lebih menghidupkan suasana kota dan memberikan pelayanan bagi pengguna jasa angkutan, saya mengusulkan agar dibuka trayek Kajen-Wiradesa-Tegal PP dengan menggunakan bus mini. Tegal adalah sentral dari kegiatan ekonomi dan perdagangan di wilayah pantura. Tegal juga kota besar terdekat dari Kajen. Sebagai kota transit bersekala nasional, Tegal mempunyai jaringan transportasi yang dapat dihubungkan dengan kota-kota besar lain di seluruh Indonesia. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan hadirnya trayek Kajen-Wiradesa-Tegal PP: Masyarakat Kajen akan lebih mudah bepergian ke arah barat (Bandung/Jakarta) via Tegal dan ke selatan (Purwokerto/Cilacap) via Tegal. Ada interaksi langsung bagi penduduk Kajen dan Tegal yang ingin bersosialisasi dalam bidang perdagangan, pendidikan, budaya, wisata. Akan lebih meningkatkan kunjungan wisatawan ke Linggo Asri karena bisa diakses langsung dari Tegal. Hasil bumi dan hasil industri dari daerah Kajen bisa dipasarkan ke luar Jawa melalui pelabuhan Tegal. Rochman Kp Tanah Manisan Rt 9/Rw 3 Cipinang Cempedak, Jaktim |