| Rabu, 09 Juni 2004 | SEMARANG |
Mahasiswa Bersih Gunung di Candi GedongsongoUNGARAN - Udara dingin pegunungan tak menyurutkan langkah puluhan mahasiswa Program Magister Kesehatan Lingkungan, Universitas Diponegoro. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup belum lama ini, jam 05.00, di dalam suasana gelap, mereka mulai mendaki Desa Candi yang berada di puncak Candi Gedongsongo, Gunung Ungaran, Bandungan, Ambarawa. Bersama warga sekitar mereka melakukan bersih gunung. "Selama tiga jam berhasil mengumpulkan 50 kantung plastik sampah anorganik," kata dr Onni Setiani PhD koordinator Mountain Clean Up (MCU) itu. Sampah itu antara lain plastik pembungkus, botol plastik minuman, kaleng minuman, dan pecahan piring/gelas. Kegiatan yang telah dilaksanakan secara berturut-turut selama tiga tahun ini mendapat sambutan yang sangat baik dari warga setempat. Kerja bakti itu sangat didukung dengan cuaca yang cerah. "Yang paling sulit pada saat mengambil sampah berserakan di lokasi bekas camping di sekitar hutan pinus. Sampah plastik dan kaleng yang ditinggalkan begitu saja sebagian besar sudah tertanam di tanah," kata dr Onni yang juga Ketua Program Magister Kesehatan Lingkungan Undip lebih jauh. Kebiasaan Kebiasaan membuang sampah di gunung seenaknya, khususnya lokasi camping Hutan Pinus menjadikan peserta MCU risih. "Mestinya mereka sadar untuk menjaga kelestarian alam", kata dr Onni. Ia menghimbau kepada anak-anak muda yang camping di sekitar hutan pinus untuk membawa kembali sampah mereka ke bawah dan dikumpulkan di tempat penampungan sampah yang telah disediakan. Yang dirasakan risih oleh peserta MCU ternyata juga dikeluhkan oleh masyarakat sekitar dan petugas Dinas Pariwisata dan Perhutani di Lokasi Wisata Candi Gedongsongo. "Perlu kiranya peraturan dan tindakan tegas. Perlu koordinasi antara dinas terkait untuk pemasangan tanda larangan membuang sampah dan denda bagi yang melanggar, serta menentukan besarnya denda. Juga siapa yang mengelola denda tersebut." (hm-84) |