| Rabu, 09 Juni 2004 | SEMARANG |
Ditabrak Bus, Penyeberang Jalan Tewas
DEMAK- Nasib tragis menimpa Ny Suparmi (43) . Pada Selasa (8/5) sekitar pukul 04.00, warga Perumahan Pondok Raden Patah tahap II, RT 02 RW 7 Sayung tersebut tewas seketika setelah tertabrak sebuah bus malam PO Selamet K-2745-DA. Yang mengenaskan, tubuhnya terseret badan bus hingga sekitar 37 meter dari lokasi dia ditabrak. Anak Ny Suparmi, Ardio Sapto Hudoyo (3,5), mengalami luka-luka serius dan segera dilarikan ke RSI Sultan Agung Semarang. Peristiwa itu berawal saat bus yang dikemudikan Soemadi (64), warga Kampung Kabarongan RT 04 RW 1 Kelurahan Pati Lor, Pati itu meluncur dari arah Semarang dengan tujuan Kudus. Saat sampai di lokasi kejadian, yaitu di jalan raya Semarang-Demak Km 08.200, tepatnya di wilayah Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, bus menabrak Ny Suparmi yang tengah menyeberang jalan itu dengan menggandeng anaknya, Ardio. Meski tahu bus yang dikemudikannya menabrak dua orang penyeberang jalan, Soemadi tetap menginjak pedal gas, sehingga bus tetap melaju ke arah kota Demak. Seorang pengendara sepeda motor yang mengetahui adanya tabrak lari itu segera melapor ke Mapolsek Sayung. Petugas jaga di Mapolsek Sayung kemudian minta bantuan kepada Mapolres Demak untuk melakukan pengadangan. Akhirnya, bus itu pun dihentikan petugas saat melintas di jalur lingkar Demak. Setelah dilakukan pemeriksaan baik surat-surat maupun bodi bus, petugas menemukan bekas penyok-penyok pada bagian bumper depan bus. Sopir dan busnya itu akhirnya ditahan di Mapolres Demak. Kanit Laka Polres Demak Iptu Pol Sudjari menyatakan, Soemadi kini ditahan beserta busnya di Mapolres. Kecelakaan itu terjadi karena sopir bus kurang hati-hati dan situasi saat itu masih gelap Selasa menjelang subuh itu. Selain itu, kondisi jalan luas dan lurus serta tidak ada tanda zebra cross di lokasi kecelakaan itu. Hal itu membuat bus dari luar kota itu melaju dengan kecepatan agak tinggi. (F2-84k) |