logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 09 Juni 2004 SEMARANG
Line

Pendaftar Satu Rayon Dapat Prioritas

  • Antisipasi Penumpukan di SMP Favorit

SEMARANG-Berdasarkan sistem semirayon yang diterapkan dalam penerimaan siswa baru SMP tahun ini, calon siswa yang mendaftar lintas rayon tidak mendapat tambahan nilai. Adapun siswa yang mendaftar dalam satu rayon akan mendapat tambahan nilai.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Drs Sudjoko mengatakan hal itu, kemarin di kantornya, sambil mengoreksi penyataannya di Suara Merdeka, Selasa (8/6).

Jika tidak diterapkan sistem itu, menurut Sudjoko, dimungkinkan terjadi penumpukan siswa pada sekolah yang dianggap favorit, sementara sekolah lain sepi peminat. ''Semirayon masih memberikan kebebasan kepada orang tua siswa untuk mendaftarkan anaknya di sekolah yang diinginkan.''

Menurut dia, kebijakan ini ditempuh agar tidak terjadi penumpukan jumlah pendaftar di sekolah favorit dan kekurangan jumlah siswa di sekolah lain. ''Kebijakan semirayon juga akan memperkecil risiko siswa tidak diterima di sekolah negeri,'' katanya sambil mengingatkan masyarakat agar tidak berbondong-bondong menyerbu sekolah tertentu.

Sudjoko mengingatkan, meski bisa mendaftar lintas rayon, masyarakat seharusnya mempertimbangkan kemampuan siswa dalam memilih sekolah.

''Dalam seleksi SMP negeri tidak ada gelombang kedua, kecuali karena hal-hal tertentu,'' katanya.

Kebijakan ini ditempuh agar SMP swasta juga bisa mendapat murid. ''Lain situasinya jika ada sekolah negeri kekurangan siswa. Baru dimungkinkan ada seleksi gelombang II,'' katanya.

Adil

PSB yang menggunakan sistem semirayon ini, menurut Sudjoko, akan memberikan keadilan bagi siswa karena tidak ada pengekangan untuk memilih sekolah. ''Kebijakan ini untuk mengakomodasi keinginan masyarakat. Memilih sekolah adalah hak tiap-tiap masyarakat.''

Kepala SMP 2 Semarang Drs Sutomo mengatakan, petunjuk pelaksanaan PSB belum dia terima. Dia memperkirakan soal-soal ujian seleksi kemungkinan akan dibuat oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) seperti tahun lalu. ''Pembuatan soal secara bersama-sama dimaksudkan untuk memperoleh kesaman bobot soal se-Kota Semarang dan bisa mengetahui tingkat kompetensi calon siswa,'' katanya.

Sekolahnya tahun ini menerima 280 siswa yang terbagi dalam tujuh kelas dengan tiap-tiap kelas terdiri atas 40 siswa. ''Dalam PSB, SMP 2 selain mengadakan tes seleksi juga memberikan tambahan nilai bagi calon siswa berprestasi di bidang olahraga, kesenian, dan akademik,'' ujarnya. (wid-89)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA