logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 09 Juni 2004 KEDU & DIY
Line

Harga Karung Terkait Kualitas

MAGELANG-Perbedaan harga beli karung beras antara Bulog dan yang beredar di pasaran semata-mata karena faktor kualitas. Sebab, karung di gudang penyimpanan yang sudah berisi beras harus ditumpuk-tumpuk. Jika kualitasnya jelek dikhawatirkan pecah.

Penjelasan itu disampaikan sesepuh rekanan pengadaan gabah sewilayah Kedu, HM Roesdi Tjitrowirono, menanggapi keluhan beberapa rekanan beberapa hari lalu.

''Sebagai orang yang dituakan di Kedu, begitu mendapat keluhan saya menemui Kepala Divre Perum Bulog Jateng Drs H Bachtiar RS. Saya meminta penjelasan soal itu. Dia menerangkan, perbedaan harga karena kualitas berbeda,'' kata dia, kemarin.

Roesdi menilai wajar jika dari 159 rekanan pengadaan gabah se-Kedu ada beberapa rekanan menanyakan soal perbedaan harga karung. ''Jangan menuduh harga telah di-mark up. Saya juga menilai wajar jika Bulog mencari keuntungan sebab sekarang berstatus perum. Jadi harus bisa memenuhi kebutuhan sendiri. Beda dari waktu berstatus lembaga nondepartemen,'' tuturnya.

Mengutip penjelasan Bachtiar, Roesdi menyatakan semula Bulog menyediakan karung untuk membantu rekanan. Daripada mereka mencari dan belum tentu kualitas karung sesuai dengan ketetapan, Bulog menyediakan. ''Jadi membantu dan sama sekali tidak ada paksaan. Rekanan tidak membeli juga tidak masalah.''

Pembayaran juga bisa mundur satu bulan setelah beras disetorkan ke Bulog. Harga setiap lembar karung Rp 1.350. Harga di pasaran sedikit lebih rendah, namun kualitas belum tentu terjamin. Yang penting faktor keamanan saat karung berisi beras ditumpuk-tumpuk.

Muchson, petugas Hubungan Masyarakat Divre Perum Bulog Jateng, menuturkan pembelian karung bukan keharusan. Namun jika kualitas berbeda, dia khawatir karung pecah saat ditumpuk. Kebutuhan karung setiap musim pengadaan sekitar 12,4 juta lembar. (P60-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA