| Senin, 07 Juni 2004 | SALA |
Pinjaman Modal Rp 2 Miliar untuk BidanKARANGANYAR- Sebanyak 247 bidan se-Karanganyar mendapat bantuan pinjaman modal Rp 2 miliar dari Yayasan Damandiri Jakarta. Selain untuk meningkatkan kemampuan melakukan praktik, bantuan modal tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Pemberian pinjaman itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman, antara Bupati Hj Rina Iriani SR SPd MHum dan salah satu pimpinan Yayasan Damandiri, Prof Dr Haryono Suyono, di pendapa rumah dinas Bupati, Sabtu (5/6). ''Pemberian pinjaman ini merupakan wujud keinginan, tekad, dan semangat pemerintah untuk meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan para bidan,'' kata Haryono Suyono yang juga mantan menko kesra. ''Selanjutnya kami juga berharap Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberi kemudahan permohonan izin bagi para bidan untuk berpraktik secara mandiri,'' tambah mantan kepala BKKBN itu. Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jateng Gunarmi yang ikut dalam rombongan mengharapkan Bupati memberikan izin atau kesempatan belajar kepada para bidan untuk melanjutkan studinya ke jenjang lebih tinggi. Melalui BPR ''Ikatan Bidan Indonesia sudah menjadi anggota ikatan bidan internasional. Karena itu kemampuan bidan Indonesia harus disetarakan dengan standar internadional,'' kata dia. Bupati Rina Iriani mengatakan, bantuan pinjaman modal yang akan disalurkan melalui PD BPR Bank Pasar ini mempunyai nilai positif. Pinjaman itu diharapkan meningkatakan kesejahteraan dan kamampuan para bidan. Karena itu pada gilirannya pelayanan kepada masyarakat, terutama pasien, juga dapat meningkat. ''Bisa saja bantuan pinjaman modal ini digunakan untuk membeli alat-alat kontrasepsi serta kebutuhan obat atau peralatan lainnya, atau untuk membuka praktik kebidanan sendiri,'' kata Bupati. (G8-49i) |