| Senin, 07 Juni 2004 | SALA |
Wali Kota Jangan MenghindarKARANGASEM- Desakan agar Wali Kota Surakarta H Slamet Suryanto segera menyampaikan kepastian rencana renovasi Pasar Klewer secara langsung kepada pedagang, kian menguat. Kalangan DPRD mengingatkan Wali Kota turun langsung menemui pedagang, agar bisa mengembalikan aktivitas di bursa tekstil terbesar kedua di Indonesia setelah Pasar Tanah Abang yang sempat mengalami penurunan. Ketua DPRD Surakarta Bambang Mudiarto mengingatkan agar Wali Kota tidak menghindari desakan tersebut. "Jangan terus menghindar karena tidak akan menyelesaikan persoalan. Persoalan akan terus ada selama Wali Kota tidak mau menjelaskan, sebab yang dibutuhkan masyarakat sekarang ini adalah solusi," kata Bambang, kemarin. Dia mengimbau Wali Kota segera mengumpulkan seluruh pedagang yang tergabung dalam HPPK (Himpunan Pedagang Pasar Klewer), untuk kemudian diajak berdialog. Dengan demikian akan diperoleh titik temu antara keinginan Pemkot Surakarta dan pedagang. Paling tidak, kata dia, di tubuh HPPK tidak lagi terjadi pertentangan. Dia meyakini saat ini masih terdapat sebagian pedagang yang menyetujui renovasi, meski mayoritas menyatakan penolakan. Sebar Angket Karena itu, dia juga menyarankan Wali Kota menyebarkan angket kepada seluruh pedagang agar bisa diketahui. "Secepatnya harus mengumpulkan semua pedagang baik yang pro maupun kontra untuk duduk bersama, diajak bicara apa mau mereka. Kondisi Pasar Klewer sekarang ini masih mengambang. Kebijakan semuanya ada di tangan Pemkot. Kalau DPRD hanya memberikan legalitas." Mengenai dukungan dari 28 anggota DPRD terhadap penolakan rencana renovasi total, Bambang menyatakan belum merupakan jaminan sepenuhnya. "Kebetulan aspirasi mayoritas pedagang itu sama dengan aspirasi DPRD. Tanda tangan 25 anggota tidak bisa menjadi jaminan, tapi hanya menampung aspirasi yang kebetulan saat aksi demo tempo hari lalu itu sama," kata dia. Ketua Komisi A DPRD HM Sahil Al Hasni juga mendesak Wali Kota segera menyampaikan pembatalan renovasi secara langsung ke pedagang. Penyampaian itu diharapkan akan memberikan suasana kondusif kegiatan perekonomian di Pasar Klewer, terutama menjelang Pilpres 2004. (G13-42s) |