logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Juni 2004 MURIA
Line

Warga PPP Wajib Dukung Hamzah Haz

REMBANG - NU adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia. Karena itu, wajar bila menjelang pilihan presiden dan wakil presiden ini warga NU menjadi rebutan. Namun, perlu diketahui, satu-satunya capres dari NU adalah Hamzah Haz. ''Yang lain tidak ada,'' kata Ketua DPW PPP Jateng KH Achmad Thoefoer MC kemarin. Ia mengatakan hal itu pada acara deklarasi tim kampanye Hamzah Haz dan Agum Gumelar di Gedung Kartini, Rembang.

Dia mengatakan, semua warga PPP wajib mendukung pasangan capres Dr H Hamzah Haz dan cawapres Jenderal (Purn) H Agum Gumelar. Ikut hadir dalam acara tersebut sebagai tamu undangan adalah Ketua DPC PDI-P H Tahar HP, Ketua DPC PKB Yakut Qoumas (Gus Tutut), dan segenap tokoh partai politik lain.

Susunan tim kampanye yang dideklarasikan, yaitu Ketua Drs H Daenuri, Wakil Ketua HM Adib A Rochim, Sekretaris H Nur Aini dan Yusuf Hadi Setiawan, serta Bendahara HM Abdul Azis MSi. Tim itu juga dilengkapi 23 personel yang dimasukkan pada pokja fungsional dan struktural.

Thoefoer menambahkan, kemunculan pasangan Hamzah dan Agum tidak bisa dipisahkan dari PPP. Pasalnya, Hamzah merupakan kader terbaik partai berlambang Kakbah tersebut. Sementara itu, Agum merupakan tokoh nasional yang belum memiliki cacat ketika berkecimpung di dalam pemerintahan.

Dia mengemukakan, setiap kelompok yang mendirikan partai politik pasti memiliki target bisa meraih kekuasaan. PPP juga tak lepas dari target kekuasaan. PPP didirikan untuk meneruskan perjuangan partai-partai Islam yang belum mampu mencapai target. Thoefoer memaparkan masa lalu. Dulu, tutur dia, PPP pernah dipaksa oleh struktur politik untuk meninggalkan asas Islam. Namun, setelah itu PPP kembali pada khitah dan menganut asas Islam.

Karena itulah, PPP sangat menginginkan RI menjadi negara demokratis dan bersatu. Semua itu bagian dari syariat Islam. Ketua DPC PPP KH Abdullah Hubab Maimun juga ikut memberikan sambutan politik. (jl-85e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA