logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Juni 2004 MURIA
Line

PMII Pilih Independen

JEPARA- Walau sekarang baru musim dukung-mendukung capres dan cawapres, PMII tetap mengambil pilihan independen untuk berkonsentrasi pada pengaderan.

''Kami tidak mau terjebak pada kepentingan sesaat untuk dukung-mendukung capres dan cawapres,'' tegas Sekretaris Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jepara Kusdiyanto, kemarin.

Meski demikian, PMII akan selalu mengawal proses rekonsiliasi damai untuk kemajuan bangsa dan mengawal kepentingan masyarakat yang selama ini sering dikelabui dan dibohongi oleh kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat lemah.

Dia menjelaskan, sikap yang diambil PC PMII mendapat dukungan dari Komisariat Ratu Kalinyamat (Inisnu), Komisariat RA Kartini (Stienu), Komisariat Atika, dan PMII Rayon. Sikap itu itu diambil lewat diskusi di Sekretariat PC PMII Jalan KM Ahmad Fauzan Saripan, baru-baru ini.

Dia mengemukakan, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 5 Juli mendapat tanggapan masyarakat secara beragam. Ada yang optimistis, ada juga yang pesimistis, setelah KPU mengumumkan lima pasangan capres-cawapres.

Bagi yang optimistis proses demokrasi itu menjadi jalan yang tepat untuk keluar dari krisis multidimensi. Namun yang pesimistis beranggapan, tidak banyak harapan adanya perubahan ke arah yang lebih baik. Sebab, para elite yang ada sudah terbukti tidak konsisten dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat seperti yang sering mereka gembar-gemborkan sebelum mendapatkan kekuasaan.

''Melihat fenomena itu, PMII tetap konsisten mengawal proses demokrasi di Indonesia pada 5 Juli nanti,'' ungkap Kusdiyanto. Dia mengemukakan, sikap PMII mendukung pilpres dan cawapres dengan harapan proses yang menjadi agenda nasional itu mampu memberi solusi masalah bangsa. (kar-85j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA