logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 05 Juni 2004 OLAHRAGA
Line

Matthaus: Hancurkan Jerman

KAISERLAUTERN- Jerman akan bertemu Hongaria dalam pertandingan uji coba terakhir sebelum putaran final Piala Eropa 2004 di Stadion Fritz Walter Kaiserlautern, Minggu (6/6).

Berbeda dengan dua kali uji coba sebelumnya, kali ini Jerman tampaknya bakal menghadapi tantangan serius, karena tim tamu datang didampingi manajer Lothar Matthaus, yang sangat memahami inti sepak bola Jerman.

Matthaus, yang memiliki rekor 150 pertandingan bagi Jerman, berharap bisa memberikan hasil terbaik untuk timnya, sekaligus menghancurkan Jerman -yang kini diarsiteki oleh rekan satu timnya kala tampil di Piala Dunia 1990, Rudi Voller.

"Saya ingin meninggalkan tim ini (Hongaria) dengan sebuah kenangan manis. Dan itu akan tercapai jika kami bisa menghancurkan Jerman," tegas Matthaus. "Saya percaya para pemain bisa melakukannya."

Jerman baru saja memenangi pertandingan melawan Malta dan Swiss, serta mencetak sembilan gol dalam perjalanannya menuju Portugal. Tetapi mereka membutuhkan penampilan konsisten sebelum pertandingan pembuka di Oporto melawan tim tangguh Belanda, 15 Juni depan.

Keinginan Jerman untuk menjaga konsistensi itu tampaknya akan terbantu oleh kedatangan Hongaria, yang kekuatannya makin keropos setelah pengunduran diri serentak 22 pemainnya.

Partai Terakhir

Meski bertitel uji coba, Hongaria tak ingin tampil sembarangan. Apalagi pertandingan tersebut kemungkinan besar bakal menjadi partai terakhir Lothar Matthaus selama bertugas. Matthaus selanjutnya akan melatih klub Turki, Besiktas musim mendatang. Hanya, upaya mengalahkan Jerman tampaknya juga tidak akan mudah.

"Tujuh pemain yang ikut pada pertandingan terakhir menarik diri," kata Matthaus. "Pertandingan ini tidak terlalu berarti bagi para pemain. Mereka menikmatinya seperti saat berlibur. Tapi saya tak berharap seperti itu. Saya ingin kemenangan."

Jerman mengalahkan Hongaria 5-2 pada pertemuan terakhir kedua tim di Budapest tahun 2001, dan skor serupa mungkin saja diterima Matthaus kali ini, yang akan menurunkan seluruhnya pemain-pemain muda. "Saya membawa pemain-pemain muda," kata Matthaus.

Sebaliknya, Voller sedang menyiapkan diri untuk memasukkan tim yang mengalahkan Swiss 2-0 di Basel dengan Michael Ballack, Oliver Kahn dan Dietmar Hamann sebagai tulang punggung. Dia menegaskan bahwa seluruh pertandingan uji coba sama pentingnya dengan duel resmi di Euro 2004. Karena itu, tak ada istilah untuk tampil sekenanya dan membiarkan musuh mencatat kemenangan.

"Kami mempunyai banyak strategi, dan kami ingin ketika tiba di sana (Portugal) seluruh strategi itu sudah matang. Kami tak berharap kalah meskipun hanya di partai uji coba," tandas Voeller. (ant,rtr,F3-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA