logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 05 Juni 2004 OLAHRAGA
Line

Pertahanan Dibenahi

JEPARA-Menginjak pekan kedua bersama pelatih baru, Rudy William Keltjes, Persijap mulai melakukan pembenahan pertahanan. Selama putaran pertama Kompetisi PSSI Divisi I Wilayah Barat, sektor ini menjadi kendala utama.

Pada latihan di Stadion Kamal Djunaidi, Jumat sore kemarin, Herry Setiawan dan kawan-kawan mendapat menu latihan taktik bertahan. Libero asal Brasil Evaldo mendapat catatan tinggi di mata Keltjes.

''Evaldo bersaing dengan Hakim yang memiliki bakat bagus. Tinggal semangat dan kemaun keras untuk maju, itulah nanti yang akan membedakan keunggulan pemain saat kompetisi sudah tiba,'' tuturnya, tadi malam.

Yang melegakan, lanjutnya, semangat pemain secara tim bagus. Bahkan dia mencatat pemain muda seperti Noor Hadi (striker), Danang Yulianto dan Chanif Muhajirin (gelandang) memiliki tipe pekerja keras. Di barisan belang juga ada Muhlishin yang memiliki semangat tempur membara.

''Semua potensi bagus itu harus diarahkan secara baik. Pemain senior mendorong pemain muda agar bisa mendapatkan kepercayaan diri, jangan sebaliknya malah dimusuhi. Saya tidak akan menoleransi pemain yang punya niat tidak baik. Semuanya mendapat kesempatan untuk bersaing secara sehat. Dan yang terbaik itulah nanti yang akan tampil membela tim.''

Untuk lini pertahanan, dia sudah bisa nyicil ayem. Kiper Hadi Suryanto dipandangnya memiliki kemaun keras untuk maju, dan tak tertutup kemungkinan akan menggeser Badut-sebutan Dwi Adi Nugrahanta.

Komandan

Masuknya Kuncoro sebagai gelandang bertahan, semakin memperkokoh pertahanan. Keltjes memberikan harapan kepada Danang yang dinilai sebagai pekerja keras di lini tengah. Sedang Arilson de Oliveira, dianggap menjadi jenderalnya.

''Oliveira punya kemampuan sebagai komandan lapangan tengah. Maka, pandai-pandailah memberikan arahan kepada Danang,'' tutur mantan pemain klub Galatama, Niac Mitra itu.

Memperbaiki pertahanan tanpa diimbangi dengan latihan strategi penyerangan, tentu kurang lengkap. Mandulnya barisan depan tim Laskar Kalinyamat akan teratasi dengan masuknya mantan striker Timnas, Miro Baldo Bento.

Sekarang, kata Keltjes, ada persaingan ketat antara Simamo, Noor Hadi, dan Dicky. ''Saya tak akan pandang nama besar pemain. Siapa yang paling siap, itulah yang paling berpeluang untuk diturunkan. Demikian juga Bento, jika ia masih ingin maju, tentu akan tetap mempertahankan permainannya. Jika tidak, ia akan tersingkir oleh yang lain.''

Dalam berberapa kesempatan, dia mengingatkan pemain agar lebih serius. ''Manajemen sudah mengurus dengan baik. Jadi berdosa jika tidak mengimbanginya dengan memberikan permainan yang terbaik,'' ujarnya.(kar-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA