| Sabtu, 05 Juni 2004 | OLAHRAGA |
Fofee dan Ricardo DipujiSEMARANG-Terhadap para pemain asingnya, Pelatih Herry Kiswanto memberi nilai lebih kepada Ricardo Bonavides dan Fofee Camara. Kedua pemain tersebut dinilai cukup stabil bermain dalam 2 X 45 menit. Sedangkan untuk pemain asing lainnya, yaitu Darwin Perez, Diallo Abdoulaye Djibril dan Roberto Kwateh, dia belum melihat permainan mereka memuaskan. Penilaian terhadap pemain asing tersebut sangat penting, mengingat dia harus memilih 4 dari 5 pemain yang akan diturunkan dalam kompetisi. Hal itu juga berkaitan dengan taktik dan strategi yang akan diterapkannya nanti. ''Sementara cuma Ricardo dan Fofee yang stabil. Sedangkan yang lain belum maksimal. Saya juga belum melihat permainan Roberto Kwateh sesungguhnya. Karena itu, mereka akan terus kami pantau,'' ujar mantan kapten timnas Indonesia itu. Permainan PSIS yang cepat, agresif dan efektif sudah diperlihatkan Sasi Kirono dan kawan-kawan dalam pertandingan uji coba lawan SSS Jumat (4/6) sore kemarin di Stadion Jatidiri. Meski menang 2-0, namun Herry masih melihat kelemahan di lini tengah dan sayap kiri. Kelemahan itulah yang akan menjadi fokus pembenahan pada minggu depan. ''Lini tengah dan sayap, khususnya kiri, masih lemah. Hal itu akan segera kami dibenahi agar di putaran kedua nanti penampilan PSIS semakin baik,'' ungkapnya. Heri Ismanto Lemahnya sayap kiri disebabkan karena timnya tidak mempunyai pemain sayap kiri murni. Hampir semuanya berasal dari pemain sayap kanan. Tak heran, umpan-umpan crossing dari sayap kiri jarang terlihat. Padahal, pemain sayap tersebut diharapkan mampu mendukung permainan cepat dan agresif. Meski demikian, Herry melihat masih ada pemain yang bisa dimaksimalkan untuk menempati sayap kiri tersebut, yaitu Heri Ismanto. Dalam game yang dilakukan PSIS akhir-akhir ini, Heri Ismanto memang lebih sering ditempatkan di sayap kiri daripada posisi aslinya, stoper. Menurut dia, stamina Heri yang kuat mendukung penampilannya sebagai pemain sayap. Selain itu, kemampuan Heri dalam melakukan umpan-umpan silang dengan kaki kirinya cukup bagus. ''Heri cukup bagus untuk dijadikan pemain sayap kiri. Jika kami tidak menemukan pemain sayap kiri murni, Heri bisa jadi alternatif untuk menempati posisi itu. Selain itu, kami juga ingin mencoba pemain lainnya untuk dimaksimalkan,'' tuturnya. Pemain lini tengah PSIS diakui sebenarnyasudah cukup stabil. Keseimbangan saat menyerang dan bertahan sudah tercipta. Hanya saja, koordinasi dan komunikasi antarpemain yang harus terus ditingkatkan. (H13-22) |