| Sabtu, 05 Juni 2004 | NASIONAL |
Korupsi, Wali Kota Korea Bunuh Diri
SEOUL - Penyidikan korupsi di Korea Selatan kembali memakan korban jiwa. Kemarin, seorang wali kota Korea Selatan (Korsel) tewas setelah melompat dari jembatan. Tindakan nekad itu dilakukan beberapa jam setelah kejaksaan menyita dokumen pribadinya selama penyidikan korupsi, kata polisi dan laporan televisi. Insiden tersebut merupakan yang terbaru dalam sejumlah aksi bunuh diri tokoh terkemuka Korsel yang sedang disidik atas tuduhan korupsi. Jenazah Lee Joon-won (51), yang menjabat sebagai Wali Kota Paju sejak 2002, ditemukan oleh polisi di bawah jembatan di atas Sungai Han, setelah saksi mata melaporkan mereka melihatnya melompat, kata seorang polisi. Polisi membenarkan Lee bunuh diri. Dia juga mengatakan Lee sedang disidik karena melakukan korupsi. Polisi kemudian juga menemukan mayat sopir Lee, yang tampaknya berusaha menyelamatkan sang wali kota, kata televisi YTN. Alasan bunuh diri Lee tidak segera diketahui, namun televisi YTN melaporkan kejaksaan menyita dokumen pribadinya pagi sebelumnya. Penyitaan itu dilakukan menyusul dugaan dia menerima suap dari sebuah college lokal untuk izin yang diberikan bagi pembangunan gedung baru. April lalu, seorang mantan menteri perdagangan yang juga gubernur Provinsi South Cholla, Park Tae-young (63), bunuh diri beberapa jam sebelum dia dijadwalkan tampil di depan tim penuntut yang menyelidiki korupsi. Seorang mantan eksekutif top Daewoo Engineering dan Construction Co, Nam Sang-kook, juga melompat ke Sungai Han dari sebuah jembatan pada Maret lalu setelah Presiden Roh Moo-hyun secara blakblakan menyebutnya sebagai bagian dari skandal lobi tak adil.(rtr-niek-46) | ||||