| Sabtu, 05 Juni 2004 | NASIONAL |
Chrisjon Buktikan Bukan Jago Kandang
TOKYO - Chrisjon membuktikan bukan jago kandang. Petinju kelas bulu asal Banjarnegara ini mampu mempertahankan gelar lewat kemenangan angka mutlak atas Osamu Sato dari Jepang. Kedua petinju tersebut bertarung semalam di Ariake Colleseum Tokyo Jepang pada pertandingan perebutan gelar juara dunia kelas bulu versi badan tinju dunia WBA. Petinju asal Negeri Matahari Terbit tersebut adalah penantang peringkat delapan. Pertandingan berlangsung dalam 12 ronde. Kemenangan Chrisjon ditetapkan setelah hakim asal Korea Selatan memberikan angka 116-113. Hakim asal Belgia memberikan angka untuk petinju Indonesia ini dengan 117-113. Sedangkan Hakim asal Finlandia memberikan angka untuk Chrisjon 120-109. Chrisjon semalam menyatakan, kemenangan ini adalah sesuatu yang membanggakan. ''Ini merupakan kebanggaan tersendiri. Saya mampu mempertahankan gelar di kandang lawan. Gelar ini patut disyukuri karena semua ini berkat kebesaran Tuhan,'' kata Chrisjon. Dalam pertarungan tersebut Chris mengaku menerapkan strategi counter boxer karena lawannya berupaya terus menekan sejak ronde awal. ''Dia sering mendesak bertarung jarak pendek. Saya berupaya tidak terpancing mengingat pukulan pendeknya cukup berbahaya,'' jelas Chrisjon. Percaya Diri Promotor Daniel Bahari mengatakan, Chrisjon tampil penuh percaya diri. Petinju asal Sasana Tugu Muda ini seakan-akan bertanding di Indonesia. Chrisjon mendominasi dan agresif dalam mengeluarkan pukulan. Tidaklah mengherankan jika ketiga hakim memberikan kemenangan angka mutlak untuk petinju Merah Putih ini. ''Saya salut terhadap Chrisjon. Dia tampil prima tanpa kehabisan stamina sepanjang 12 ronde sehingga membuat Osamu Sato frustrasi,'' papar Daniel. Daniel seakan-akan tidak dapat menutupi rasa harunya mengingat keberhasilannya merupakan pembuktian bahwa Chrisjon pantas menyandang gelar juara dunia. ''Keberhasilan Chrisjon ini sekaligus membuktikan bahwa petinju profesional Indonesia mampu bersaing dengan jajaran elite tinju dunia,'' ungkap Daniel dengan kalimat terputus-putus sambil menangis. Dalam kesempatan tersebut Daniel mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Jepang. Mereka meluangkan waktu untuk memberikan support kepada Chrisjon. ''Terima kasih saya yang tak terhingga saya sampaikan kepada masyarakat Indonesia di Jepang dan juga jajaran pengurus KTI Pusat. Mereka mau menyempatkan diri datang ke sini,'' kata Daniel. Dengan keberhasilan ini berarti Chrisjon membukukan rekor bertanding 34 kali menang, 19 dihasilkan melalui kemenangan KO/TKO. Dia juga tidak pernah terkalahkan. Chrisjon menerima bayaran 100.000 dolar AS untuk pertandingan wajib ini. (D3-57t) | ||||