| Sabtu, 05 Juni 2004 | BANYUMAS |
Belum Satu pun Tim Sukses BerkampanyePURWOKERTO- Meski jadwal kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) sudah dibuat berdasarkan kesepakatan antara KPU dan para tim sukses, hingga Jumat kemarin belum ada satu pun tim kampanye di Kabupaten Banyumas yang menggelar kampanye. Padahal sesuai dengan kesepakatan itu, setiap hari tim kampanye diperbolehkan melakukan kampanye tertutup. Jadwal dibuat berdasarkan daerah pemilihan (DP) pemilu legislatif yang kini diubah mejadi wilayah. Tim kampanye di Kabupaten Banyumas secara bergilir akan berkampanye di lima wilayah tersebut. ''KPU mengacu jadwal kampanye nasional yang membagi jadwal berdasarkan zona. Kalau di Banyumas berdasarkan wilayah. Setiap hari tim sukses boleh berkampanye asal sesuai dengan wilayah yang dijadwalkan,'' jelas Ketua KPU Ismiyanto Heru Permana SH, kemarin. Hanya, sampai Jumat kemarin belum ada satu pun tim sukses yang menggelar kampanye. Menurutnya, setiap tim yang akan berkampanye paling lambat tiga hari sebelumnya harus memberitahukan polisi, KPU, dan Panwas. Kasat Intelkam Polres Banyumas AKP Zainal Abidin mengatakan, sampai kemarin belum ada satu pun tim kampanye yang mengajukan izin atau pemberitahuan akan kampanye. Sesuai dengan jadwal kampanye putaran I (2-8/6), di wilayah 1 mestinya yang melakukan kegiatan adalah Tim Kampanye Mega-Hasyim, wilayah 2 Amien-Siswono, wilayah 3 SBY-Jusuf Kalla, wilayah 4 Hamzah-Agum, dan wilayah 5 Wiranto-Gus Sholah. Namun Rabu (2/6) kalaupun ada yang melakukan kegiatan seperti tim sukses SBY-Jusuf Kalla hanya konsolidasi dan deklarasi Forum Masyarakat SBY-JK Wijayakusuma di Baturraden. Ditegur Panwas Kegiatan yang dikemas dengan label pembekalan dan rapat koordinasi tim sukses SBY-Jusuf Kalla se-eks Karesidenan Banyumas di Hotel Rosenda Baturraden itu, sempat mendapat teguran pihak Panwas Pemilu Kecamatan Baturraden, Panwas Pemilu Kabupaten serta pihak Polsek Baturraden dan Polres Banyumas. Acara yang mestinya berlangsung mulai pukul 13.00 itu terpaksa molor hingga sekitar pukul 14.30. Itu pun baru bisa dimulai setelah panitia mengajukan pemberitahuan secara tertulis kepada kepolisian, KPU, dan Panwas. Acara tersebut dihadiri juga Koordinator Tim Sukses Jateng, HM Ismail. Kemudian Kamis (3/6), DPC Partai Demokrat konsolidasi suksesnya jago yang sama di Balai Kelurahan Berkoh, Purwokerto Selatan. Menurut Ketua KPU Banyumas dan Zainal, kegiatan yang dilakukan di Baturraden dan Berkoh tersebut tidak termasuk kegiatan kampanye, sehingga meski di luar jadwal yang ditetapkan tetap diperbolehkan. Sementara itu, seluruh PNS dan kades di Banyumas dilarang terlibat dalam tim sukses capres-cawapres. Termasuk ikut bergabung pada setiap kampanye calon yang telah dimulai Selasa (1/6). Larangan itu juga berlaku untuk semua camat dan aparatur pemerintahan desa/kelurahan. Selain itu, penggunaan fasilitas pemerintah untuk kegiatan kampanye juga dilarang. Hal itu ditandaskan Bupati Aris Setiono SH SIp didampingi Sekda Singgih Wiranto SH MHum dalam rapat tertutup dengan semua pejabat struktural dan camat di ruang pertemuan Graha Satria. (G23, G22-42s,20k) Wilayah Kampanye Capres-Cawapres Wilayah 1: Kecamatan Pekuncen, Ajibarang, Gumelar, Wangon, dan Lumbir. Wilayah 2: Kecamatan Purwojari, Jatilawang, Rawalo, Patikraja, dan Kebasen. Wilayah 3: Kecamatan Cilongok, Karanglewas, Kedungbanteng, Baturraden, dan Sumbang Wilayah 4: Kecamatan Purwokerto Utara, Purwokerto Timur, Purwokerto Selatan, Purwokerto Barat, Kembaran, dan Sokaraja. Wilayah 5: Kecamatan Kalibagor, Banyumas, Somagede, Kemranjen, Sumpiuh, dan Tambak. |