logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 05 Juni 2004 BANYUMAS
Line

Rintisan Jalan Lingkar Mulai Digarap

PURBALINGGA- Rintisan jalan lingkar Purbalingga sepanjang 6,95 km mulai digarap. Pengerjaan proyek pembangunan jalan Mewek-Grecol-Kalimanah-Babakan itu ditandai dengan pencanangan oleh Bupati Drs H Triyono Budi Sasongko MSi, Selasa (1/6) di depan SDN Grecol 2, Kecamatan Kalimanah. Proyek dengan biaya APBN murni Rp 4,1 miliar itu dikerjakan kontraktor PT Sambas Wijaya.

Pemimpin Bagian Proyek Ir Eko Budihartanto MT mengungkapkan, proyek jalan yang dikerjakan itu merupakan jalan akses ke terminal induk bus Purbalingga yang baru. Rencana rute itu sudah terbentuk jalannya namun kondisinya masih tanah berbatu.

''Karena itu untuk tahun anggaran 2004 jalan sepanjang 6,95 km itu akan ditangani dengan struktur jalan aspal. Pelaksanaan pekerjaan selama 180 hari kalender. Diharapkan proyek selesai pada 18 Oktober 2004,'' katanya.

Bupati dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa dialah yang meminta acara pencanangan tersebut diadakan. Hal itu sebagai ungkapan terima kasih kepada pemerintah provinsi dan pusat yang telah memberikan kepeduliannya untuk mendukung pembangunan di Purbalingga. Demikian pula kepada warga yang merelakan tanahnya dibebaskan untuk pembangunan jalan itu.

Sangat Strategis

''Pembangunan ini sangat strategis karena merupakan rintisan jalan lingkar Purbalingga. Karena itu Pemkab sudah membebaskan jalan selebar 12 meter. Kendati lebar jalan yang digarap baru empat sampai tujuh meter, yang penting jadi dulu,'' ujar Triyono.

Dia menambahkan, terminal induk Purbalingga yang baru akan dibangun di Kalimanah depan warung Sate Gombong. Terminal baru perlu dibangun karena berdasarkan studi kelayakan, terminal bus yang sekarang hanya mampu bertahan 2-3 tahun ke depan. Jika terminal sekarang bertipe C maka diupayakan terminal baru bertipe B di atas lahan seluas empat hektare.

''Insya Allah 2005 kita mulai nyicil membangun terminal sebab saat ini sedang tender design detail engineering. Jadi sekarang kita bangun rintisan jalannya dulu. Kalau terminalnya dulu yang dibangun nanti bingung cari jalannya. Kalau jalannya sudah selesai, baru mulai menggarap terminalnya,'' jelasnya.

Turunnya dana Rp 4,1 miliar dari APBN murni ini sangat disyukuri Bupati. Sebab jalan yang dijadikan sasaran proyek ini ibaratnya seperti jalan desa. Namun berkat kegigihan Pemkab ke Jakarta menemui sejumlah pejabat penting sekaligus memaparkan proposal pembangunan jalan lingkar itu maka akhirnya dana itu bisa turun.

''Jadi saya selama ini bolak-balik ke Jakarta itu untuk menemui Mendagri, Menkimpraswil. Untuk mengemis dana demi pembangunan Purbalingga. Jadi bukan plesiran. Ini keprigelan kita sehingga kita bisa dapat dana APBN. Di Jawa Tengah tidak banyak kabupaten yang bisa memperoleh dana seperti ini,'' ujarnya. (F10-20)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA