| Sabtu, 05 Juni 2004 | BANYUMAS |
Harga Lobster Anjlok, Nelayan MengeluhCILACAP- Nelayan di Kabupaten Cilacap mengeluh karena harga udang lobster mengalami penurunan cukup tajam. Semula harga udang lobster di wilayah itu Rp 150.000/ekor, namun saat ini turun menjadi Rp 15.000 sampai Rp 20.000/ekor. Anjloknya harga udang lobster yang cukup tajam membuat nelayan setempat merugi, sebab biaya perbekalan yang harus dikeluarkan setiap berangkat melaut tidak seimbang dengan hasil yang diperoleh. Untuk membeli perbekalan mereka harus mengeluarkan biaya hingga Rp 400.000. Sementara mencari udang lobster bukan pekerjaan gampang. Selain itu, mereka harus menginap tiga malam. ''Untuk membeli perbekalan, kami harus keluar biaya sampai Rp 400.000. Setelah tiga hari tiga malam mencari udang lobster, kami bisa mendapat hasil sampai dua atau tiga blong. Tetapi karena harga sedang anjlok, kami paling hanya mendapat uang sekitar Rp 1 juta. Padahal kami bekerja tiga hari,'' kata Rusman, nelayan Sidakaya, Jumat (4/6). Permintaan Minim Menurutnya, anjloknya harga udang lobster di Cilacap disebabkan oleh keminiman permintaan, terutama dari para pengusaha tambak udang. Hal itu dikarenakan usaha tambak udang di wilayah tersebut sedang lesu. Ketika usaha tambak udang di Cilacap marak, permintaan udang lobster cukup besar. Sebab banyak pemilik tambak yang membeli udang lobster dari nelayan untuk pembibitan. Pada saat permintaan tinggi, harga udang lobster mencapai Rp 150.000/ekor. ''Tetapi sekarang harganya cuma Rp 15.000 sampai Rp 20.000/ekor. Padahal saat ini udang lobster sudah mulai keluar. Para pengusaha tambak enggan membeli karena usaha tambak mereka sedang lesu. Bahkan ada yang berhenti,'' jelasnya. Meski harga udang lobster turun, lanjut dia, nelayan masih diuntungkan dengan mulai membaiknya harga udang jerbung. Sekarang harga udang jenis itu antara Rp 50.000 sampai Rp 60.000/kg. Nelayan berharap harga udang jerbung akan meningkat menjadi Rp 100.000 sampai Rp 120.000/kg. Dia menuturkan, meski sekarang udang lobster dan jerbung sudah mulai keluar, hasil yang diperoleh nelayan belum maksimal. Alasannya, puncak musim panen udang baru akan berlangsung pada periode Agustus-September.(ag-74s) |