SUARA MERDEKA
 
INDEKS PEMILU 2004 Senin, 31 Mei 2004

SEMARANG- Majunya sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sebagai capres maupun cawapres dalam Pemilu 2004, tak dipungkiri berdampak pada ''perpecahan'' di kalangan warga nahdliyyin. Di kalangan kaum mudanya, ada perbedaan yang mencolok ...

MINGGU (30/5), Tim Kampanye Pemilihan Calon Presiden-Wakil Presiden (Capres-Cawapres) H Hamzah Haz dan H Agum Gumelar Tingkat Jawa Tengah dideklarasikan di Gedung Juang 45, Jalan Pemuda Semarang.

SEMARANG-Upaya menggalang dukungan dari sejumlah parpol peserta Pemilu 2004 terus dilakukan tim kampanye Amien Rais-Siswono Yudohusodo di Jateng.

SEMARANG- Forum Silaturrahim Ummat Islam (FSUI) Jateng menolak calon presiden dan wakil presiden dari kalangan militer. Sebab, pemerintahan yang dipimpin militer dinilai cenderung represif.

SURABAYA-Jumlah pemilih golongan putih (golput) sekitar 40 juta pada Pemilu Legislatif 5 April lalu, dan 5 juta pemilih tambahan adalah segmen konstituen yang dibidik Tim Sukses Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla dalam Pilpres 5 Juli mendatang.

JAKARTA - Warga Nahdlatul Ulama (NU) yang tergabung dalam Forum Warga NU Bersatu (Forwanu) menilai pasangan capres-cawapres yang paling tepat adalah yang merepresentasikan kekuatan nasionalis dan Islam.

MENJELANG Pemilu Presiden pada 5 Juli 2004, putri Presiden Megawati, Puan Maharani, kini terlihat rajin mendekati kalangan santri. Tujuannya tidak lain untuk mengajak para santri tersebut mau memilih pasangan capres dan cawapres Megawati dan Hasyim Muzadi. Di antaranya melakukan pendekatan ke para santri di Jombang, Jawa Timur, pada Minggu (30/5). ''Adik-adik santri dalam pilpres mendatang,

MALANG-Aliansi Santri Indonesia (ASI) dari beberapa pondok pesantren di Tanah Air mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi. Sekalipun mereka berkilah bukan atas nama pesantrennya, melainkan atas nama pribadi masing-masing santri.

SOLO- Sembilan partai politik dan gerakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di wilayah Surakarta menyatakan dukungannya terhadap pasangan capres - cawapres (calon presiden - wakil presiden) Partai Golkar, Wiranto - Ir Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Dukungan tersebut dideklarasikan di hadapan Ketua Umum DPP Partai Golkar Ir Akbar Tandjung saat Pembekalan Juru Kampanye Tingkat Pusat dan Provinsi Kordawil Jawa - 2004, di Restauran Diamon Solo, Minggu (30/5) kemarin.

MALANG - Capres Wiranto dan cawapres Salahuddin Wahid lebih memilih mendatangi acara di Pandaan dalam rangkaian peresmian masjid, daripada menghadiri Deklarasi Jaringan Wiranto di Kota Malang dalam waktu yang bersamaan, kemarin. Alasannya, acara di Pandaan itu dihadiri pula oleh Gus Dur. Sebenarnya capres dan cawapres dari Partai Golkar itu sebelumnya memastikan akan hadir di Malang, sehingga panitia pun mempersiapkan segalanya.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA