| Senin, 31 Mei 2004 | NASIONAL |
Ransum Tahanan Kepolisian Pas-pasan
SEMARANG- Jatah makanan atau ransum bagi tahanan di sel-sel kepolisian dinilai masih pas-pasan. Selain itu, beberapa hak tahanan seperti pakaian ganti, juga sering terabaikan dan belum sesuai dengan kebutuhan yang memadai. Hal itu terungkap saat sejumlah anggota Komnas HAM mengunjungi ruang tahanan Polda Jateng dan Polwiltabes Semarang, Sabtu lalu. Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komnas HAM Zumrotin itu, antara lain didampingi Kabidpenum Mabes Polri Kombes Zaenuri Lubis. Rata-rata alokasi jatah makanan bagi tahanan tiap hari hanya Rp 4.500. Fakta tersebut tidak hanya ada di Semarang, tapi juga ditemukan di wilayah kepolisian lain yang dikunjungi seperti di Jawa Timur. Zumrotin mengemukakan, pihaknya memaklumi keterbatasan anggaran yang dimiliki Polri hingga menyebabkan kebutuhan tahanan belum sepenuhnya terpenuhi. Meski demikian, hal itu tidak boleh dijadikan alasan untuk memperlakukan para tahanan secara ala kadarnya. ''Kalau alasannya dana yang terbatas, ya bagaimana lagi. Tapi hal semacam ini tetap perlu diperhatikan. Jika memungkinkan, anggaran untuk jatah makan atau yang lain bisa ditingkatkan,'' kata dia. Sebelumnya, rombongan juga meninjau kondisi tahanan yang dirawat di sejumlah rumah sakit dan melihat dari dekat sistem pendidikan di Akpol. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan dengan Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar beberapa waktu lalu. (G3-15t) | ||||