| Senin, 31 Mei 2004 | KEDU & DIY |
Tim Sukses SBY-MJK Jateng Siap Patuhi KPUYOGYAKARTA -Koordinator nasional tim sukses calon presiden dan wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Muhammad Jusuf Kalla (MJK) wilayah Jawa dan Bali, Firman Soebagyo, menyatakan segera mendaftarkan tim kampanyenya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng. ''Kami segera akan mendaftarkan ke KPU karena ini persyaratan yang harus kami patuhi. Hari ini (Minggu, 30/5-Red), kami langsung daftarkan ke KPU Jateng,'' kata Firman, kemarin. Dia mengakui belum mendaftarkan tim kampanye SBY dan MJK ke KPU karena keputusan KPU sangat mepet. Padahal, tim sukses dan kampanye yang diketuai mantan gubernur HM Ismail baru diresmikan Jumat (28/5) di Hotel Patra Semarang. ''Semua persyaratan sudah kami siapkan, tinggal memasukkan ke KPU,'' katanya. Dia mengatakan, massa pemilih di Jateng cukup banyak, yakni sekitar 23 juta orang. Tim kampanye SBY dan MJK didukung orang-orang penting di wilayah ini, seperti tokoh Mega-Bintang dari Solo, Mudrick M Sangidu. Tokoh lain yang mendukung adalah mantan wakil gubernur dan mantan Ketua DPRD Jateng yang juga wakil dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Drs Soeparto, Wakil Ketua DPW PBB Azhar Combo, Ketua DPD Partai Demokrat Subyakto, dan dari Masyarakat Independen Hertoto Basuki serta tim sukses SBY dari Haris Sudarno. Firman menuturkan HM Ismail, yang juga mantan Pangdam VII Diponegoro, serta para tokoh lain tak segan-segan menggalang dukungan ke SBY. ''Ismail yang sering disebut lurahnya Jateng sebagai Ketua Tim Sukses SBY-Kalla Jawa Tengah,'' katanya. Posisinya sebagai Ketua DPD Pepabri Jateng juga cukup strategis untuk menyusun kekuatan dari kalangan purnawirawan ABRI. Keluarga besar purnawirawan juga digandeng dengan target memenangkan SBY-Kalla. Ismail menuturkan dari kalangan FKPPI, Pemuda Panca Marga, DHD '45, Legiun Veteran RI, PWRI, pemuda masjid juga mulai ada yang mendukung gerakan itu. Tujuan mereka hanya satu, yaitu membawa Indonesia ke arah lebih baik melalui pemimpin yang bisa diharapkan. Karena itu dia menargetkan pada putaran pertama meraih suara 51%. Firman menyadari upaya meraih target itu sangat berat. ''Namun harus kami coba. Di wilayah Jawa, kami mentargetkan meraih suara 30-40 %.'' Dia menyebutkan tim sukses akan melangkah secara santun dan simpatik, sehingga mendapat respons positif dari publik. ''Dan, yang penting kami bisa meraih kemenangan 50% plus satu,'' katanya sambil tertawa. (sgt-90) |