| Minggu, 30 Mei 2004 | BUDAYA |
Golkar Optimistis Wiranto - Gus Sholah LolosJAKARTA- Dengan telah bulatnya dukungan DPP PKB kepada pasangan Wiranto - Salahuddin Wahid (Gus Sholah), Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tandjung optimistis, pasangan tersebut dapat lolos ke putaran kedua. "Kami optimistis, capres Golkar bisa lolos ke putaran kedua," ungkap Akbar seusai menghadiri acara pembekalan materi kampanye kepada tim kampanye calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Partai Golkar di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (29/5). Menurut pendapat Akbar, berdasarkan kalkulasi suara yang diproleh pada Pemilu Anggota Legislatif 5 April lalu, terdapat 36,5 juta suara hasil gabungan Golkar-PKB. "Jika tim kampanye kami mampu membangun soliditas dari 36,5 juta pemilih ini, kami meyakini akan maju sampai putaran kedua," papar dia seraya menekankan, jumlah 36,5 juta itu sebanding dengan 34% suara pemilih. Capres dan Cawapres Partai Golkar, Wiranto dan Gus Sholah, kemarin juga hadir dan menyampaikan langsung materi pembekalan kepada para juru kampanye dari Partai Golkar dan PKB. Dalam acara tersebut juga disampaikan materi-materi yang berkaitan dengan cara menghadapi isu yang menyudutkan Wiranto dan Gus Sholah. Dalam kesempatan itu, Wiranto mengemukakan, pernyataan mantan Kepala Kostrad Kivlan Zein tentang keterlibatan dirinya serta masih tersisanya berbagai utang pembentukan pam swakarsa adalah fitnah. "Itu fitnah luar biasa, fitnah keji. Karena itu, saya bisa tuntut penyebar isu itu," tandasnya. Wiranto menjelaskan, pam swakarsa bukanlah idenya. Akan tetapi, bentuk itu sudah ada dalam suatu sistem keamanan rakyat semesta yang diatur dalam UU. Justru saat menjabat Menhankam/ Pangab, pihaknya telah memerintah Kapolri untuk mengatur kedua kekuatan yang ada saat itu sehingga tidak overlapping. Mantan Menko Polkam tersebut juga menyatakan apa yang dikatakannya itu semua mempunyai bukti tertulis. "Saya punya bukti tertulis mengenai semua yang saya katakan itu," ujarnya.(F4-88j) |