| Minggu, 30 Mei 2004 | BUDAYA |
Semarang Berlian Gagal LagiJAKARTA - Semarang Berlian kembali gagal. Pada seri II putaran III (terakhir) Proliga Bola Voli 2004 di Hall Basket Senayan Jakarta, kemarin, tim asal Kota ATLAS ini kalah 0-3 (20-25, 23-25, 18-25) dari Bandung Telkomsel. Secara kualitas, Semarang Berlian sebenarnya tak kalah dari lawannya. Kemampuan teknik individu pasukan Sarnam cukup bagus. Kelemahan utama dari M Gufron dan kawan-kawan adalah dari segi kekompakan dan membaca permainan lawan. "Tosser Bandung Telkomsel lebih jeli dan cerdik dalam membaca permainan kami. Heri Heriyanto yang menjadi tosser kami belum maksimal dalam mengatur permainan. Dia sering kurang taktis," kata Sarnam. Kekalahan ini membuat mereka terpuruk sebagai juru kunci. Peringkat pertama ditempati Surabaya Flame. "Kami mohon maaf pada masyarakat Jateng dan Semarang. Anak-anak belum mampu menyuguhkan prestasi terbaik. Semoga tahun depan kami bisa lebih baik. Soal modal dan kualitas pemain tak ada masalah. Kami akan segera melakukan eveluasi untuk penyempurnaan tim," tambah Sarnam. Dia menjelaskan Semarang Berlian patut berbangga karena masuknya M Gufron dan Risnandar dalam tim untuk "Perang Bintang" Proliga Bola Voli 2004 di Jakarta pada 5 Juni. Edy Siswoyo juga dipercaya sebagai trainer untuk tim bintang dari Timur. "Saya berharap penampilan kali pertama di Proliga ini akan memberikan pengalaman berharga. Semoga saja Heri juga semakin matang dan menyadari kelemahannya. Kami ingin berprestasi pada Proliga tahun depan," kata Sarnam lagi. Sementara itu, Surabaya Flame menjadi pimpinan klasemen tim putra selepas mengalahkan Jakarta BNI Phinisi 3-1 (25-19, 17-25, 25-16, 25-18). Pada pertandingan lain, tim putri Jakarta BNI Phinisi mengatasi Yogya Gunadarma (25-15, 25-17, 25-18). (D3-59) |