| Minggu, 30 Mei 2004 | BUDAYA |
Keributan Antarpemain Warnai PAS-BipradaSEMARANG- Pertandingan lanjutan Kompetisi Antarklub PSIS Divisi I antara PAS melawan Biprada, semalam, diwarnai keributan antarpemain. Begitu wasit Sukiman Geong meniup peluit panjang, pemain kedua kesebelasan terlihat dorong-mendorong. Bukan itu saja, pendukung kedua kesebelasan juga bersitegang. Bahkan, salah seorang pendukung PAS memukul salah seorang pemain Biprada. Keributan tersebut dipicu oleh ketidakpuasan pemain PAS terhadap kepemimpinan wasit Sukiman Geong yang dianggap berat sebelah. Secara resmi, PAS pun melakukan protes dengan menulis laporan ke pengawas pertandingan (PP). Tentu saja, kejadian itu sangat disayangkan oleh panitia pertandingan. Sebab, hal itu mengingkari sportivitas yang ingin ditanamkan kepada klub di kompetisi antarklub tersebut. "Kejadian ini sangat kami sayangkan. Sebab, kami sudah berusaha untuk menyelenggarakan kompetisi ini berjalan lancar dan penuh sportivitas," ungkap wakil ketua panitia Iwan Anggoro yang tidak mau berkomentar tentang kepemimpinan wasit Sukiman Geong yang dianggap sebagai pemicu kerusuhan. Sebab, komisi wasit PSIS lah yang akan menilai kepeminpinan Sukiman. Pertandingan itu berakhir imbang 1-1. Biprada unggul lebih dulu pada menit ke-31 melalui Bagus. Adapun gol balasan PAS dicetak oleh Siril W. Pertandingan itu memang berjalan keras. Kedua kesebelasan berusaha untuk memenangi pertandingan. Tak heran, wasit Sukiman pun mengeluarkan tujuh kartu kuning untuk pemain kedua kesebelasan. Mereka adalah Wawan, Joko (Biprada), Hadiyanto, Nuroham, Rohwan, Kristanto, Rohim (PAS). Divisi II Sementara itu, pada pertandingan Divisi II yang berlangsung sebelumnya, TCS dikalahkan Siasat Cepat 0-1. Sebelumnya, TCS juga pernah kalah saat menghadapi Lowo 2-4. Kekalahan tersebut membuat poin TCS tidak berubah, yaitu 4 dari 1 kali menang, 1 kali seri, dan 2 kali kalah. Meski menang, poin Siasat cepat pun sama dengan TCS, yaitu 4 dari 1 kali menang, 1 kali seri, dan 1 kali kalah. Pertandingan sore kemarin sebetulnya berjalan imbang. Hujan lebat yang mengguyur sepanjang pertandingan menyebabkan pemainan kedua kesebelasan tidak berkembang. Serangan-serangan kedua kesebelasan sering terhambat oleh genangan air di beberapa bagian lapangan. Meski demikian, hal itu tidak membuat para pemain TCS ataupun Siasat Cepat nglokro. Mereka tetap fight bermain hingga pertandingan usai. Gol kemenangan Siasat Cepat dicetak oleh Paijan pada menit ke-59. Minggu (30/5) ini, Kuda Laut menghadapi Union di Divisi II serta Garuda menantang Persisac di Divisi I.(H13-57j) |