logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 30 Mei 2004 BUDAYA
Line

Pacers Samakan Kedudukan 2-2

AUBURN HILL, MICHIGAN - Ron Artest membukukan 20 poin dan pemain yang baru kali pertama tampil Austin Croshere menambahkan 14 angka saat Indiana Pacers pada Jumat (Sabtu WIB) menundukkan Detroit Pistons 83-68 dalam pertandingan semifinal National Basketball Association (NBA).

Dengan kemenangan Pacers-yang memiliki rekor terbaik pada musim kompetisi reguler NBA itu-kini kedudukan menjadi 2-2 dalam putaran final Wilayah Timur.

Pertandingan kelima akan digelar di Indianapolis pada hari Minggu, kemudian pertandingan keenam akan digelar kembali ke kandang Pistons pada Selasa. "Saya sebelumnya tidak berpikir soal mencetak angka. Saya hanya berpikir saya harus tampil bagus," kata Artest.

"Ketika saya mendapatkan bola dan merasa bisa mencetak angka, saya tidak peduli siapa yang menjaga saya. Saya mendapatkan bola di ruang tembak yang bagus dan hanya mencoba melakukan lemparan," katanya.

Pelatih Pacers Rick Carlisle menurunkan Croshere untuk kali pertama dalam seluruh pertandingan musim ini menggantikan pemain center Jeff Foster agar lebih memberikan ancaman pada Pistons yang unggul di lini pertahanan.

"Memasukkan Croshere merupakan sebuah peluang untuk mengubah peta permainan. Sedikit gambling memang. Austin telah mengubah permainan. Saya tadinya berpikir ini hanya sebuah pertaruhan. Ternyata hasilnya tidak mengecewakan," kata Carlisle.

Ketika Detroit memperketat lini pertahanan, Indiana malahan menuai keuntungan. Pacers memasukkan bola 32 dari 70 tembakan. "Kalau melihat pertandingan ini, saya ingin mengempaskan kepala saya ke pasir. Kami tidak bisa bermain lebih baik lagi dari malam ini. Kami tidak menjaga pemain dan membuka peluang kepada pemain lawan melesakkan bolanya ke jaring," kata pelatih Pistons Larry Brown.

Croshere menutup paro pertama dengan lemparan tiga angka, sehingga kedudukan menjadi 49-39 untuk Indiana. Dia memasukkan dua bola lagi pada awal kuarter ketiga yang mamatok angka bagi Pacers menjadi 57-41. "Kami tidak siap bertanding. Saya benar-benar berpikir bahwa kami tidak bisa membangun spirit bertanding untuk mengempaskan mereka di kuarter ketiga. Kami sebenarnya punya peluang di kuarter keempat, tapi kami kelelahan," kata Brown.

Pemain Indiana Jermaine O'Neal tampil 38 menit meski lutut kanannya nyeri. Dia menyumbangkan 13 rebound. "Cedera lutut saya terasa nyeri, tapi terasa lebih baik karena kami menang," kata O'Neal.

Artest mengucurkan 10 rebound dan Reggie Miller menambahkan 15 poin bagi Pacers. Pacers berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada empat pertandingan pertama dengan dua kali menang dan dua kali kalah.

Pertandingan krusial akan terjadi pada pertandingan kelima di kandang mereka sendiri. "Kami harus pulang dan menjaga stamina kami. Pertandingan Minggu nanti akan menjadi pertandingan yang tidak bisa diperkirakan. Mereka memiliki lini pertahanan yang hebat. Kami bisa mengatasinya. Kami bisa bergerak di lini pertahanan mereka. Jika kami bisa melakukan itu nanti, saya akan senang dan tidak peduli apa pun hasilnya," kata Miller.

Hamilton menjadi pencetak angka tertinggi di Detroit dengan 22 poin, sedangkan Chauncey Billups menambahkan 21 angka dan Ben Wallace membuat 19 rebound. "Kami tampil tidak dengan kemampuan kami sebenarnya. Mereka menghajar kami dari awal pertandingan. Mereka bermain agresif," kata Hamilton. (ant-57e)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA