| Jumat, 28 Mei 2004 | PEMILU 2004 |
Wajah Baru di Gedung Berlian (34)Siap Bela Nasib Petani PedesaanADA papatah mengatakan, kacang akan lupa kulitnya. Tetapi tidak demikian dengan Subandi (36), anggota DPRD Jateng periode 2004-2009 asal Kebumen. Karena berasal dari lingkungan petani, dia akan konsisten membela nasib petani. ''Saya ini orang ndeso. Desa saya di tengah sawah, kerap kebanjiran. Ya tak mungkin saya lupa dengan petani,'' kata pria yang juga Wakil Ketua DPC PDI-P Kabupaten Kebumen. Tidak muluk-muluk, namun jujur. Dia juga mengaku orang tuanya hanya petani. Jika suatu saat nanti di DPRD Jateng ''lupa'', dia minta diingatkan tentang asalnya itu. Bahkan, dia bertekad tetap menjalin komunikasi dengan konstituennya yang berasal dari tiga kabupaten di DP VII (Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga). Minimal akan memperhatikan kesejahteraan petani di daerah Kebumen dan sekitarnya, apalagi Subandi mewakili daerah tersebut. Masyarakat Kebumen, sekitar 1,2 juta jiwa, mayoritas adalah petani. Saat ini pun masih ada kesenjangan petani wetan kali atau di sebelah timur Sungai Luk Ulo, dengan petani kulon kali atau di barat Sungai Luk Ulo yang lebih maju. Belum Optimal Menurut lelaki yang juga membina kelompok tani dan ternak di desanya itu, menjadi anggota DPRD tak boleh lupa dengan pendukungnya. Sebenarnya banyak potensi bidang pertanian dalam arti luas yang belum dioptimalkan. Dia mencontohkan pertanian irigasi teknis, belum semua petani paham tentang pola tanam, pemupukan, dan penerapan irigasi yang efisien. Peran dinas terkait juga belum optimal dalam memberdayakan petani. ''Contohnya banyak PPL yang masih pasif dan jarang terjun ke petani serta sawah-sawah.'' Potensi lain di daerah Jateng selatan, lanjut Subandi, ada pada bidang peternakan sapi dan kambing, serta perikanan darat dan laut. Perikanan darat misalnya, di daerahnya banyak pemelihara ikan air tawar. Namun juga masih banyak lahan pertanian menganggur yang semestinya bisa pula dikembangkan minapadi atau sistem karamba guna menghindari banjir. Selama di DPRD Jateng, dia akan lebih mengoptimalkan peran Dinas Pertanian Provinsi. Sebagai mitra kerja, semestinya instansi tersebut mau mendengarkan suara petani dan tak berhenti memberi penyuluhan kepada petani. (Komper Wardopo-83t) |