logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Mei 2004 PANTURA
Line

Tiga Pembobol BKK Lebakbarang Tetangkap

KAJEN- Tiga dari enam pencuri yang diduga sebagai pembobol BKK Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan dapat dibekuk polisi. Dari tiga penjahat itu, seorang di antaranya anggota Polsek Lebakbarang. Mereka adalah Turimin (50) warga Subah, Batang; Sugeng (45) warga Slerok, Tegal Timur; dan M Siswo. Adapun tiga pencuri lainnya masih jadi buronan polisi.

Samsuri, mantan kepala BKK yang dihubungi di Kantor Bagian Perekonomian, kemarin menjelaskan, pelaku sudah ditangkap. Namun, polisi belum menemukan brankas yang digunakan menyimpan uang Rp 26,7 juta itu.

Dia mengemukakan, saat pencuri beraksi, petugas piket jaga malam kantor BKK adalah Ali Arifin. Namun, malam itu dia tidak masuk kerja. "Malam itu dia minta izin tidak bisa jaga karena sakit," ujar Samsuri.

Dia menduga, uang hasil kejahatan itu sudah dibagi-bagikan kepada empat pencuri yang ikut mengangkat brankas seberat 200 kg tersebut. Berdasarkan pemantauan polisi, kata Samsur, setelah menerima uang hasil kejahatan para pencuri membelanjakan uangnya untuk membeli barang-barang konsumtif. "Konon ada yang membeli Hp, TV, radio, dan barang-barang lain," katanya.

Kawanan pencuri memasuki kantor BKK melalui pintu belakang. Setelah bisa masuk, mereka merusak pintu kamar tempat menyimpan brankas. Diduga, pencuri kesulitan membuka brankas dan akhirnya peti besi uang itu digotong keluar dan dibawa lari dengan mobil yang sudah disiapkan.

Surat Skors

Kepala BKK Lebakbarang itu juga mengaku beberapa hari setelah kasus itu terjadi, dia menerima surat skors yang ditandatangani Bupati Drs HA Antono. Namun, hukuman skors dari jabatan itu tidak membuat dia kendur dalam melacak kasus yang merugikan nama baiknya itu. "Motivasi saya ikut membantu menangkap pencuri itu untuk membuktikan bahwa saya tidak terlibat dalam kasus itu," tandas Samsuri.

Dia berharap, setelah semua pembobol BKK itu tertangkap dan pengusutan kasusnya sudah tuntas, nama baiknya bisa direhabilitasi. "Ya, harapan saya bisa melanjutkan tugas di BKK lagi," katanya.

Kapolres Pekalongan AKBP Drs Lotharia Latief yang dihubungi lewat telepon membenarkan, tiga dari empat pencuri brankas BKK sudah dibekuk dan kini ditahan di Polres. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan nama tiga tersangka itu.

Mengenai brankas yang dibawa pencuri, polisi sudah bisa menemukan tempat pembuanganya. "Brankas dibuang di dekat pantai Desa Galangan, Limpung, Batang. Kini, polisi sedang berusaha mengambil ke sana," jelasnya. (P57,G16-17j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA