| Jumat, 28 Mei 2004 | SEMARANG |
Nelayan Bonang Mulai MelautDEMAK- Sebagian nelayan Desa Margolinduk dan Purworejo di wilayah Kecamatan Bonang, kemarin mulai melaut. Umumnya, mereka berangkat tidak bersamaan karena memang waktu keberangkatannya berbeda. Sebagian nelayan berangkat pagi, siang, bahkan sore hari. Namun saat bertemu di laut ataupun darat mereka saling bertegur sapa. Soal tempat yang akan dipergunakan istighotsah untuk mengislahkan warga Desa Margolinduk dan Gandong, Desa Purworejo, Bonang sesuai dengan adat tradisi, kemarin belum dapat diputuskan. Sebab, pihak Kecamatan Bonang masih mencari waktu yang tepat serta penggalian sumber dana untuk mendukung terselenggaranya acara itu. "Kami perlu berembuk dengan lurah dan perangkat desa serta tokoh masyarakat di tiga desa, yaitu Margolinduk, Purworejo, dan Morodemak. Utamanya soal penentuan tempat dan penggalian sumber dana," ungkap Camat Bonang Agus Sukiyono SIP. Soal kerugian atas kerusakan kapal/perahu dan rumah-rumah warga yang rusak akibat tawur antardesa itu, camat Bonang mengaku sudah mengajukan permohonan bantuan kepada Bupati. "Tadi pagi (Kamis-Red) kami sudah melaporkan kepada Bupati. Jumlah kerugian yang diderita nelayan Rp 80 juta lebih." Kapolsek Bonang Iptu Pol Sutomo berencana merazia penjualan minuman keras di wilayah Bonang. Adapun untuk pengecer judi togel di kawasan Bonang, dia menekankan, tidak ada sama sekali. "Minuman keras memang sulit dipisahkan bagi kehidupan kaum nelayan. Namun, penggunaannya tidak boleh melebihi batas alkohol yang ditentukan," tegas Kapolsek . (F2-73j) |