logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Mei 2004 INTERNASIONAL
Line

Diana Merasa Dijual pada Kerajaan Inggris

LONDON - Mendiang Putri Diana mengklaim Pangeran Charles membuat perjanjian rahasia dengan ayahnya. Perjanjian tersebut mengizinkan Charles mengabaikan lima tahun pernikahannya dengan sang Putri, kata harian Daily Mirror, Kamis kemarin.

Tuduhan terakhir terhadap pewaris takhta kerajaan Inggris itu dilontarkan oleh mantan kepala pelayan Diana, Paul Burrell. Burrell punya riwayat mengungkap secara rinci kehidupan pribadi almarhumah Princess of Wales itu.

Burrell mengatakan, dia melihat catatan dari Diana untuk ayah mertuanya, Pangeran Philip. Catatan itu mengonfrontasikan kepadanya tentang perjanjian yang dituduhkan itu. Menurut perjanjian itu, Charles boleh kembali pada mantan kekasihnya, Camilla Parker-Bowles, jika Diana tidak bisa membuatnya bahagia.

"Perjanjian ini membuat saya merasa seolah-olah saya ditawarkan pada keluarga Anda dengan dasar dijual jika tidak cocok dikembalikan, dan tidak ada pengecualian tentang perjanjian tersebut," kata Burrell mengutip tulisan Diana dalam catatan itu. Catatan sang Putri tersebut dipublikasikan dalam bab baru bukunya yang berjudul "A Royal Duty".

"Saya memiliki suami yang sudah tidak mencintai saya lagi dan, menurut pengakuannya, tidak pernah mencintai saya," tambah Diana dalam catatannya itu.

Burrell menambahkan, "Menurut pendapatnya (Diana), dia telah dijual kepada keluarga kerajaan untuk mendapatkan ahli waris, dalam bentuk William dan Harry, dan kemudian kembali ke hutan belantara."

Pengungkapan Burrell tentang sang Putri tidak pernah luput menjadi berita utama - pengungkapan paling baru yang menjadi berita utama adalah Diana menduga Charles bersekongkol untuk membunuhnya.

Diana meninggal bersama kekasihnya, Dodi al-Fayed, dalam kecelakaan mobil di Paris pada Agustus 1997.(rtr-niek-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA