logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Mei 2004 INTERNASIONAL
Line

AS Buru Tersangka Teroris ke Seluruh Penjuru Dunia

PANAMA CITY - Badan-badan intelijen dan kepolisian global sedang memburu para teroris ke seluruh penjuru dunia, mulai dari Boston (AS), Islamabad (Pakistan), hingga Panama City (Panama).

Perburuan teroris tersebut merupakan bagian dari upaya AS untuk menggagalkan aksi serangan baru, yang dikhawatirkan bisa menjadi serangan besar-besaran di bumi Amerika, pada musim panas ini.

Kamis kemarin, Departemen Kehakiman AS mengedarkan daftar berisi foto dan nama tujuh tersangka, setelah pihak-pihak berwenang menerima "laporan intelijen terpercaya" yang menyebutkan aksi teroris yang sama dahsyat dengan serangan kamikaze 11/9 akan terjadi di AS pada musim panas ini.

Jaksa Agung AS John Ashcroft meminta warga setiap Amerika agar memberikan informasi. Dikatakannya, pemerintahan-pemerintahan asing telah pula dilibatkan.

Di Arab Saudi, seorang pemimpin puncak Al Qaedah kemarin mengeluarkan rencana penyerangan di kota-kota kerajaan tersebut. Saudi telah menjadi bulan-bulanan serangan kaum militan akhir-akhir ini.

Rencana tersebut, yang disiarkan di beberapa situs internet dan diduga berasal dari Abdulaziz al-Muqrin, memberikan gambaran terperinci tentang langkah-langkah kaum militan untuk menyukseskan kampanye keras mereka terhadap keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Pernyataan al-Muqrin itu belum dapat dibuktikan keasliannya. Tetapi, situs-situs internet pernah menyampaikan pesan-pesan sejenis yang berasal dari Muqrin.

Pentolan Al Qaedah itu berulangkali menyerukan pengambilalihan kepemimpinan di Saudi, setelah terbunuhnya Khaled Ali Ali Haj - operator puncak Al Qaedah -awal tahun ini.

Ulama Ditangkap

Pasar minyak dunia pun gelisah, mengingat kemungkinan terjadinya serangan terhadap fasilitas-fasilitas mintak di Saudi (negara pengekspor minyak terbesar dunia), bakal mengganggu pasokan.

Saudi berjuang melawan gelombang militansi sejak serangkaian aksi bom jibaku tahun lalu, yang menewaskan 50 orang, termasuk sembilan warga AS. Serangan-serangan itu disebut-sebut dilakukan Al Qaedah, yang juga dicurigai sebagai otak aksi kamikaze 11/9 2001 di AS.

Para analis mengatakan, pengikut Al Qaedah telah mengobarkan perang gerilya di kerajaan Arab tersebut.

Sementara itu, para petugas keamanan Inggris kemarin menangkap ulama Abu Hamzah al-Masri dalam suatu penyerbuan menjelang fajar. Penyerbuan tersebut dilakukan, memenuhi desakan AS yang meminta tersangka diekstradisi.

Masri yang warga Inggris, dalam setiap khotbahnya diketahui selalu memuji Usamah bin Ladin (pimpinan Al Qaedah). Nsibnya hingga semalam masih belum diketahui. Yaman juga meminta ulama tersebut diekstradisi.

Sumber-sumber keamanan mengatakan, polisi Inggris telah mempertimbangkan kemungkinan membuat dakwaan terhadap Masri, dalam kasus "penghasutan untuk melakukan kekerasan".

Jika Masri diekstradisi ke AS, Washington harus menjamin bahwa ulama radikal kelahiran Mesir itu tidak akan dijatuhi hukuman mati. Sebab, hukuman mati telah dihapus di Inggris.

Di Washington, seorang pejabat penegakan hukum federal mengatakan suatu konferensi pers dijadwalkan dilangsungkan di New York, Kamis pada pukul 14.00 GMT (21.00 WIB). Dalam konferensi pers tersebut, Jaksa Agung John Ashcroft mengumumkan dakwaan terhadap Masri.(rtr-ben-30)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA