logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 24 Mei 2004 NASIONAL
Line

4.190 Mobil Tenggelam Bersama Kapal Pengangkut


SM/afp REMUK: Bagian depan (haluan) kapal tanker Mt Kaminesan remuk setelah bertabrakan dengan MV Hyundai 105. (30)

SINGAPURA - Sebuah kapal barang yang mengangkut 4.190 mobil buatan Korsel dan Jepang tenggelam, setelah bertabrakan dengan sebuah kapal tanker minyak di perairan sebelah selatan Pulau Sentosa, Singapura.

Tabrakan antara kapal tanker Mt Kaminesan yang memuat 279.949 ton minyak mentah dan kapal pengangkut mobil MV Hyundai No 105 itu terjadi pada Sabtu tengah malam, lapor Maritime and Port Authority of Singapore (MPA), dalam sebuah pernyataan Minggu kemarin.

''Semua mobil tersebut karam ke dasar laut. Untung tidak ada tumpahan minyak mentah dari kapal tanker Mt Kaminesan,'' kata Theresa Pong, wanita juru bicara MPA.

MV Hyundai pada waktu itu membawa 3.000 mobil sedan baru yang diekspor oleh Hyundai Motor Co, pabrik pembuat mobil terbesar Korsel, dan Kia Motors. Selain itu, juga lebih dari 1.000 mobil bekas pakai buatan Jepang, kata Eukor Car Carriers, yang mengoperasikan kapal MV Hyundai No 105.

Seluruh 20 awak MV Hyundai- empat warga Korea dan 16 Filipina - berhasil diselamatkan sebelum kapal itu tenggelam. Tidak ada yang terluka di kalangan para awak kedua kapal tersebut.

''Beberapa saat sebelum tabrakan terjadi, peringatan telah diberikan oleh dinas informasi lalu-lintas kapal MPA kepada kapten kedua kapal tersebut. Kedua kapal itu juga saling berkomunikasi,'' bunyi pernyataan itu.

Disuransikan

Hyundai Motor Co dan Eukor Car Carriers, yang mencarter kapal naas itu dari Panama, mengatakan mereka tidak perlu membayar ganti rugi kepada pengimpor mobil-mobil tersebut.

''Mobil-mobil yang diekspor itu telah dibayar kontan dan juga diasuransikan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya kecelakaan selama pengangkutan,'' kata Jake Jang, seorang jubir Hyundai Motor

Kapal sepanjang 184 meter dengan lebar 31 meter itu, yang dibuat pada 1987, sedianya akan menuju Jerman. Ia membawa model-model mobil tertentu, seperti mobil penumpang ukuran kecil merk Click, serta mobil-mobil SUV (sport utility vehicles) Santa Fe dan Sorento.

Mobil-mobil tersebut akan diekspor ke Rusia, Finlandia, Jerman, dan sejumlah negara lain di Eropa, kata Jang. Hyundai masih punya stok yang cukup bagi mobil-mobil merk itu, untuk berjaga-jaga kemungkinan para dealer di Eropa memesan kembali.

Carl Hagman, eksekutif kepala Eukor Car Carriers yang mengoperasikan 83 kapal, mengatakan kapal yang karam itu diasuransikan kepada Hull Club (perusahaan asuransi Norwegia), dan ganti rugi akan segera dibayarkan.

Kapal MV Hyundai diambil alih oleh Eukor Car Carriers pada tahun 2002 dari Hyundai Merchant Marine Co.

Operasional pelabuhan Singapura dan lalu-lintas kapal dari dan ke pelabuhan tersebut tidak terpengaruh akibat musibah itu. Pelabuhan Singapura tercatat sebagai salah satu pelabuhan teramai di dunia.

Kapal-kapal pemantau pencemaran akan terus memantau perairan luar di sekitar lokasi kejadian, guna mengantisipasi kemungkinan kebocoran minyak. (rtr-ed-30)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA