| Senin, 17 Mei 2004 | SALA |
Para Guru dan Murid Berdendang di KafeMESKI pelajaran menyanyi diberikan sejak di Taman Kanak-kanak (TK) dan dilanjutkan pada jenjang pendidikan berikutnya, namun ketika ada siswa berbakat, sekolah umumnya tidak lagi memiliki ruang untuk mengekspresikan kemahiran tersebut. Ruang ekspresi sering hanya terbatas pada resepsi perpisahan kelulusan atau lomba-lomba menyanyi. Selebihnya, jarang ditemui kesempatan lain untuk mengembangkan bakat tersebut. Memahami hal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri, Sabtu malam (15/6) lalu, mencoba melakukan gebrakan dengan menggelar event nyanyi di Kafe Kartini Wonogiri. ''Saya memilih di sini, karena saya pandang tempatnya lebih pas untuk menyelenggarakan kegiatan nyanyi,'' kata Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri Drs Bambang Eko Sarwono MM. Dia menambahkan, suasana kafe terasa lebih mendukung seseorang melantunkan lagu-lagu. Ketua Dewan Kesenian Wonogiri (DKW) Drs Roeswardiyatmo MPd, menyatakan, kegiatan menyanyi di kafe untuk para guru dan murid ini diharapkan mampu memberikan wacana dan nuansa baru. ''Apalagi event ini dikemas dalam tembang kenangan. Siapa lagi kalau bukan Dinas Pendidikan yang peduli memberikan ruang gerak murid dan guru berekspresi melantunkan nyanyian ?,'' ujarnya. Menampilkan MC Drs Sutantono, mantan Ka Sub Dinas Kesenian Pemuda Olah raga (KPO), acara gelar malam tembang kenangan berlangsung hangat, penuh dengdangria dalam suasana akrab. Banyak guru dan kepala sekolah serta murid yang tampil ke panggung membawakan lagu-lagu lama bernuansa penuh nostalgia. Drs Bambang Eko Sarwono MM berduet dengan istri menyanyikan dua lagu 'Duri dalam Cinta' dan 'Kau Slalu di Hatiku' (Erny Johan). Ketua DKW Roeswardiyatmo, mendendangkan lagu 'Doa dan Restumu.' Juara Menyanyi Personil band pengiring, terdiri atas para guru dan komite sekolah. Pengunjung disediakan 40 paket judul lagu tembang kenangan. Kepala SMP Negeri Jatiroto Drs Sutikno MPd, menyanyikan lagu Pulang. Kemudian Bambang SPd, guru SMP Negeri IV Selogiri, membawakan lagu Kisah Seorang Pramuria (D' Lloyd) penuh ekspresi. Ny Tantono dari Dinas Pendidikan, menyanyi Kudaku Lari untuk mengiringi lomba joged. Para juara menyanyi pelajar juga ikut ditampilkan ke atas panggung. Seperti Armelinda Widia Purwaningsih (SMAN 3 Wonogiri) yang juara pertama lomba nyanyi pelajar tingkat Kabupaten Wonogiri. Untuk memberikan hiburan tambahan, disuguhkan fashion show oleh para peragawati pelajar SMA. Acara itu juga dimeriahkan lomba senam poco-poco yang dipandu oleh koreografer Heni Teguh yang juga instruktur dan pemimpin sanggar senam Giri Ayu. Kasi Kesenian Dinas Pendidikan Wonogiri, Handoko SSen, mengatakan, kepada juara 1,2 dan 3 lomba joget diberikan hadiah masing-masing Rp 125 ribu, Rp 100 ribu dan Rp 75 ribu dari sponsor. Juga diambil enam penampil terbaik lomba senam poco-poco yang masing-masing diberikan hadiah Rp 100 ribu. Sebelumnya, Dinas Pendidikan juga menggelar lomba nyanyi pelajar. Yang juara 1 untuk SD putri, dimenangkan Ewa Chintya Puji lestari (SDN 1 Pule Selogiri), dan juara I SD putra diraih Feri Adi Putra (SDN Mlokowetan II Ngadirojo). Untuk SLTP putri juara I Ginong Pratidina Wijna Putri (SMPN 1 Wonogiri) dan juara I putra direbut Kristiyanto (SMPN 2 Wonogiri). Tingkat SLTA putra, juara I dimenangkan Muhkam Nur Hasanah (SMAN 1 Manyaran) dan putri diraih Armelinda Widia Purwaningsih (SMAN 3 Wonogiri).(Bambang Pur-90) |