logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 17 Mei 2004 PANTURA
Line

Lintas Pantura

Ketua Bhayangkari Dilantik

KAJEN-Pengurus Wanita Bhayangkari Cabang Pekalongan yang baru belum lama ini dilantik oleh Ketua Bhayangkari Wilayah Ny Ichlas Yusuf di Pendapa Kabupaten Pekalongan. Sebelumnya Bhayangkari Kabupaten Pekalongan jadi satu dengan Kota Pekalongan. Namun setelah Polres Pekalongan secara definitif berdiri sendiri maka dilakukan pembentukan dan perubahan pengurus Bhayangkari yang terpisah dari Kota Pekalongan. Sebagai Ketua Ny Evi Lotharia Latief. (G16-20)

Pondok Terbakar Dibantu

PEMALANG - Pondok Pesantren milik KH Romli di Belik yang terbakar belum lama ini dibantu Pemkab. Ponpes yang diisi 48 santri itu mengalami kebakaran akibat lampu minyak terjatuh. Api kemudian melalap atap pondok. Kerugian paling banyak diderita oleh para santri karena barang-barang miliknya seperti pakaian ikut hangus. Dikatakan Kepala Kantor Kesejahteraan Sosial Istianto SH, pemkab membantu untuk pondok sebesar Rp 10 juta. Sedangkan sebanyak 48 santri dibantu seluruhnya Rp 100 juta. Uang bantuan itu dimaksudkan untuk membeli pakaian, kitab-kitab dan barang lainnya yang hangus. (sf-20)

Pelatihan Manajemen Usaha Kecil

TEGAL- Lembaga Bina Wiratama, Jakarta bekerja sama dengan Bank Mandiri Tegal, hari ini Senin (17/5) akan menyelenggarakan pelatihan manajemen usaha kecil selama lima hari. Acara yang berlangsung di Hotel Susana Baru itu, menurut Direktur Lembaga Bina Wiratama, Suyanto, akan diikuti seluruh pengusaha kecil binaan Bank Mandiri Tegal. Acara dibuka Direktur Bank Mandiri Tegal, Susanto SE. (G12-74)

Air Bersih Tahun 2005

TEGAL - Sebanyak 431 pelanggan air bersih PDAM di Kecamatan Margadana Kota Tegal diharapkan pada 2005 nanti akan bisa menikmati air bersih. Sebagaimana pernah diberitakan (SM 12/5), sejak sekitar 1996 lalu, mereka tak bisa menikmati air bersih karena tekanan air yang masuk ke wilayah itu sangat kecil.

Menurut Plh Dirut PDAM Hendri Purwanto SE MM kemarin, meski mereka sudah lama tak menikmati air, namun pipa distribusi air serta instalasi yang menyambung ke rumah pelanggan tetap masih terpasang. Namun karena pelanggan tak bisa mendapatkan air, distribusi air bersih untuk sementara ditutup. Mengenai prospek kerja sama antara PDAM dengan pihak ketiga, yakni PT Rifa Infra Tirtajaya Jakarta dalam pengelolaan air bersih yang sudah dirintis beberapa tahun lalu, Hendri belum bisa memastikan. (aj-20)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA