logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 17 Mei 2004 PANTURA
Line

Disediakan Lahan untuk Pelukis di PAI

TEGAL - Wali Kota Tegal Adi Winarso SSos tampak bangga ketika membuka pameran lukisan karya pelukis Mozes Misdy pada Sabtu (15/5) malam lalu. Hal itu karena pameran tersebut benar-benar menggambarkan suasana Kota Tegal yang mendapat julukan Kota Bahari. Di ruang lobi hotel berbintang terpajang sekitar 40 lukisan mewah yang sebagian besar menggambarkan romantika kehidupan nelayan dan suasana pantai. Untuk memberi ruang gerak dan ekspresi pelukis, Wali Kota akan menyediakan lahan untuk galeri di objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI).

Seusai membuka pameran itu, Wali Kota menerima penghargaan sebuah lukisan dari Mozes. ''Wah harga lukisan ini mahal Pak, bisa sampai Rp 20 juta,'' komentar Kepala Kantor Informasi dan Kehumasan Sumito SIP. Pernyataan Sumito itu masuk akal karena lukisan yang dipajang oleh pelukis aliran ekspresionisme tersebut termurah Rp 20 juta dan termahal Rp 150 juta. Namun Wali Kota optimistis, lukisan itu akan banyak yang laku karena kualitasnya rata-rata bagus.

Ajang Pembelajaran

Karena harga lukisan untuk Kota Tegal itu terbilang mahal, beberapa tokoh yang hadir antara lain Hamidah Abdurachman SH MH, H Tambari Gustam, Andi Suriali Kustomo, YY Haryo Guritno, Igho, mengisyaratkan pameran itu akan sepi dari pembeli. ''Saya akan membeli luAjang Pembelajarankisan itu untuk ditempatkan di kapal saya,'' seloroh Tambari, tokoh nelayan yang juga pemilik kapal itu.

Namun, salah seorang panitia, Said, kemarin siang optimistis lukisan akan banyak yang laku. ''Hingga kini sudah laku empat lukisan,'' ujar Said. Pameran akan berlangsung lima hari.

Mozes, sang maestro seni lukis itu mengatakan, Kota Tegal memiliki kekhasan, ramai, dan potensial. Sebab, secara geografis Kota Tegal terletak di persimpangan antara Jakarta-Purwokerto-Surabaya. Dia mengaku bangga bisa menggelar lukisan di Kota Tegal. Diharapkan pameran itu bisa merangsang pelukis lokal untuk berbuat hal yang sama. ''Saya membuka pintu bagi seniman di Tegal untuk belajar bersama,'' ujarnya.

Ketua Dewan Kesenian Drs Sisdiono Ahmad pun berharap, pameran itu menjadi ajang pembelajaran bagi pelukis Tegal. Para apresian diharapkan bisa mengoleksinya. Untuk mangadopsi kepiawaian Mozes, Sisdino kemarin juga menggelar sarasehan pembinaan dan pengembangan seni rupa Kota Tegal di gedung kesenian.

Selain Mozes, tampil pula pakar seni rupa nasional Hendri Nur Cahyo dan dari Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jawa Tengah, Hartono. (aj-20e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA