logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 17 Mei 2004 OLAHRAGA
Line

Sigit Tolak Disatukan dengan Candra

JAKARTA - Dalam tim Piala Thomas kali ini, sosok Sigit Budiarto tidak masuk tim. Dia memang berada bersama dengan rekan-rekannya di markas tim, tetapi perannya adalah partner latihan. Menurut mantan juara dunia tunggal putra Icuk Sugiarto, Sigit adalah pemain ganda potensial. ''Dia memang agak malas kalau latihan fisik. Tapi, hal itu bukan merupakan nilai negatif buat dia,'' kata Icuk.

Dia berpendapat, pelatih harus bisa mencari formula latihan fisik agar Sigit bisa tetap menjalani latihan fisik. "Sigit senangnya main sepakbola. Coba berikan kesempatan dia berlatih dengan cara bersepakbola, sehingga kondisi fisiknya bisa terus digenjot," ujar pria asal Solo ini.

Mantan pelatih fisik PBSI Tahir Djide sempat menyayangkan Candra dan Sigit dipisahkan. Sebab, ketika itu prestasi mereka masih dalam kategori meningkat. Setelah Candra dan Sigit memiliki pasangan baru, ternyata belum ada yang memperlihatkan ketangguhannya.

Boleh dikata, Indonesia kini tidak memiliki pasangan tangguh. "Pemisahan mereka ini akhirnya membawa blunder karena dengan pasangan barunya, mereka masih terus beradaptasi. Padahal, sekarang persaingan sangat ketat," ujarnya.

Icuk mengatakan, PBSI telah melakukan pemborosan biaya untuk mendatangkan Flandi Limpele/Eng Hian dari Inggris, dan melakukan percobaan pemain dengan memisahkan pasangan Sigit Budiarto/Candra Wijaya. Keputusan tersebut disayangkannya, karena sampai sekarang Indonesia tidak memiliki pasangan yang benar-benar ditakuti lawan.

Sayangnya, saran Icuk tampaknya tidak akan bisa dilaksanakan. Sigit Budiarto akan menolak jika PBSI berupaya menyatukan kembali dia dengan Candra Wijaya dalam upaya mencari pasangan yang tangguh. Sebelum mereka "cerai", Sigit sebenarnya sudah merasa cocok bermain dengan Candra, meski sisi karakter di luar lapangan bertolak belakang. "Kalau disatukan lagi dengan Candra saya nggak mau. Tapi kalau dengan pemain lain lagi, saya siap," ujarnya.(D3,tok-57t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA