logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 17 Mei 2004 SEMARANG
Line

Hindari Penjarahan, Lahan Pasar Waru Difungsikan

BALAI KOTA-Kondisi lahan Pasar Waru di Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Gayamsari, Semarang yang sebagian mangkrak akan diberdayakan Pemkot Semarang.

Lahan itu, di antaranya akan diuruk, lalu dipakai untuk tempat berjualan. Langkah ini dilakukan agar lahan Pasar Waru tidak dijarah masyarakat.

Wali Kota H Sukawi Sutarip SH SE mengemukakan, upaya ini penting dilakukan agar lahan di area pasar itu tidak dijarah masyarakat. Apalagi sebagian lahannya sampai sekarang masih belum difungsikan oleh Pemerintah.

Menurut dia, lahan di area itu cukup luas, karena mencapai 40 hektare. Lahan itu merupakan salah satu aset milik Pemkot. Meski sebagian lahan, yakni seluas 15 hektare di antaranya telah dipergunakan untuk pembangunan jalan. ''Sisa lahan itu tetap baik kalau difungsikan,'' kata dia kemarin.

Pemkot, kata dia berencana menguruk lahan di dekat bangunan pasar yang sebelumnya telah dibangun Pemkot. Pengurukan pada lahan tersebut nantinya bisa menghidupkan Pasar Waru. Sebagian besar lahan kosong masih berupa lahan bekas tambak, sehingga tak bisa difungsikan.

Sukawi mencontohkan, setelah diuruk lahan itu bisa dipakai untuk jualan mebel atau kepentingan zona industri. Lahan itu juga bisa difungsikan menampung para pedagang kaki lima (PKL) yang kerap menggelar jualan di daerah larangan, seperti yang kerap berjualan di bantaran sungai.

''Pemkot tak akan menggusur saja mereka. Pemkot berusaha mencarikan lahan sesuai dengan kegiatan perdagangannya,'' kata dia di sela-sela memimpin Rapot Koordinasi Lurah dan Camat se-Kota Semarang, kemarin.

Sebelumnya, anggota Komisi D (Bidang Pembangunan), Ahmad Yusuf Sujianto SAg menyayangkan, keadaan Pasar Waru termasuk lahannya yang sebagian besar mangkrak dan tak terawat. Padahal, kata anggota Dewan dari Partai Persatuan Pembangunan itu, Pemkot telah mengeluarkan dana ratusan juta rupiah untuk membangun pasar tersebut. ''Namun sampai sekarang tidak difungsikan secara maksimal,'' ungkap dia.(G17-64)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA