| Senin, 17 Mei 2004 | BANYUMAS |
Warga Bandingan Tidak Berebut Air LagiBANJARNEGARA - Warga Dusun Bandingan Wetan, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, tak lagi berebut air. Warga setempat kini bisa menikmati air bersih sepanjang hari setelah terbentuk paguyuban pengguna air bersih Tirta Guna. Pengelolaanya berbeda dari desa lain. Pola yang diterapkan mirip pengelolaan air bersih di PDAM. Yaitu, mengunakan water meter (pencatat meter), namun pengelolalaannya tetap dilakukan oleh desa. "Di dusun ini air memang sangat melimpah, tapi warga tetap saja kekurangan air," kata Kades Bandingan, Makdum, baru-baru ini. Sebelum dikelola dengan sistem itu, lanjut Kades, air yang seharusnya melimpah menjadi tak cukup. Sebab air itu sering terbuang percuma di tengah perjalanan sebelum sampai di rumah warga karena selangnya bocor atau terjadi rebutan antarpengguna. "Dari pengalaman itu kami berkonsultasi dengan Slamet Riyanto SH, staf PDAM Banjarnegara. Belum lancarnya distribusi air ke rumah warga juga disebabkan oleh faktor gravitasi," tambahnya. Setelah beberapa kali berkonsultasi dengan staf BUMD itu warga dusun sepakat membentuk paguyuban. Kebetulan pada tahun itu desa tersebut mendapat bantuan pembangunan sarana air bersih dari Bank Dunia lewat Program Pengembangan Kecamatan (PPK) fase II tahun I. "Bantuan Bank Dunia hanya Rp 41,14 juta, sisanya Rp 22,3 juta (34,87%) merupakan swadaya masyarakat setempat," tambahnya. (A9-34n) |