SUARA MERDEKA
 
INDEKS OLAHRAGA Jumat, 14 Mei 2004

TURIN - Harapan pemain-pemain Juventus untuk memberikan kado perpisahan buat pelatih Marcello Lippi akhirnya tak terealisasi. Di Stadion Delle Alpi Turin, Kamis dini hari WIB kemarin, Juve ditahan tamunya, Lazio 2-2 pada final seri kedua Piala Italia sehingga secara keseluruhan kalah 2-4.

LONDON - Impian Newcastle United untuk merebut tempat di Liga Champions Eropa sirna, setelah The Magpies hanya mampu bermain imbang 3-3 dengan tuan rumah Southampton pada pertandingan Divisi Utama Liga Inggris, Kamis dini hari WIB kemarin. Hasil itu membuat Liverpool melenggang dan sukses lolos ke Liga Champions.

LISBON - Tim nasional (timnas) Portugal akan diberi hadiah bonus 7 juta euro (8,3 juta dolar AS) jika mereka menjuarai turnamen sepak bola Euro 2004 pada 12 Juni hingga 4 Juli mendatang. Demikian dilaporkan harian olahraga Record, kemarin.

KOPENHAGEN - Pelatih Morten Olsen mengumumkan pemain-pemain Denmark untuk putaran final Euro 2004, kemarin, namun dia akan menambah dua nama lagi setelah akhir kompetisi sepak bola Inggris dan Denmark.

SEMARANG- Harapan pelatih PSIS Cornelis Soetadi agar Eko Purjianto segera sembuh dari cedera dan kembali membela timnya, tampaknya akan terwujud. Kondisi mantan libero tim nasional itu saat ini semakin membaik setelah lutut kanannya dioperasi. Diperkirakan tiga bulan lagi (Juli-red) dia sudah bisa mengikuti latihan bersama Agung Setyabudi dan kawan-kawan.

SEMARANG - A Mild Billiard Club Match Seri I yang digelar di Atrium Java Supermall Semarang, siang kemarin resmi dibuka Ketua PB POBSI Putra Astaman. Sebanyak 23 klub turut ambil bagian dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) antarklub yang berhadiah total Rp 45 juta itu.

PARIS - Tendangan bebas Juninho Pernambucano memberikan kemenangan 1-0 bagi Olympique Lyon atas tamunya, Bastia dalam lanjutan Divisi I Liga Prancis, kemarin, dan menjadikan mereka kian dekat untuk meraih gelar ketiga secara beruntun.

SEMARANG - PSIS Semarang tetap menjadi ancaman bagi tim-tim peserta Kompetisi Liga Indonesia (KLI) X pada putaran kedua nanti. Sebab, secara materi, pemain PSIS cukup berkualitas.

JAKARTA- Luar biasa penampilan tim putri China. Sepanjang perhelatan Piala Uber tahun ini, skuad yang dikepalai oleh Li Yongbo itu belum sekali pun kehilangan gim.

MALAYSIA yang juga dikenal sebagai negara tangguh dalam bulutangkis, lebih banyak menggunakan pelatih asing sejak 1980-an. Mereka pernah mendatangkan Han Jian, Chen Cangjie, Yang Yang, Morten Frost Hansen, Park Joo Bong, dan pelatih asal Indonesia, Indra Gunawan.

JAKARTA- Spesiali ganda putra Flandy Limpele/Eng Hian yakin dapat menyumbangkan poin pada pertandingan semifinal antara Indonesia melawan Denmark, Jumat (14/5) malam ini jika mereka bertemu Lars Paaske/Jonas Rasmussen.

NEW YORK- Berkat ketangguhan Lamar Odom, Miami Heat berhasil memenangi partai keempat semifinal wilayah timur melawan Indiana Pacers dengan skor 100-88.

SOLO- Sebanyak 22 penyandang cacat dari berbagai daerah, selama dua hari (12-13 Mei) ini mengikuti seleksi pemain cabang sepak bola. Dari jumlah 22 pemain itu, hampir semuanya mengalami cacat tubuh terutama tangan, dua lainnya tuna rungu, Dua tuna rungu yang saat ini dibina di RS Prof dr Soeharso akan menempati posisi khusus, yakni penjaga gawang.

SEMARANG- Ketua KONI Jateng Aning Sunindyo akan mengajukan perubahan anggaran ke Pemprov Jawa Tengah sebesar Rp 8-10 miliar untuk persiapan menghadapi PON XVI Palembang, September mendatang. Dana sebesar itu digunakan untuk membeli peralatan yang dibutuhkan pengda-pengda dan juga bonus atlet. Selama ini, banyak pengda yang belum memiliki peralatan memadai untuk meningkatkan kualitas atletnya.

SEIRING dengan tersingkirnya Jepang dalam babak semifinal sore kemarin, maka tak ada lagi tulisan berhuruf Kanji yang tertempel di salah satu dinding pembatas lapangan. Di sebelah tulisan itu, terpasang Hinomaru, bendera Jepang dari kain dalam. Suporter Jepang memang terbilang antusias dalam mendukung timnya berlaga. Bendera-bendera kecil menyertai para suporter itu dalam menyemangati timnya. Dari jumlahnya, mereka terbesar dibanding pendukung tim-tim tamu lainnya. Ketika tim Indonesia tidak main, mereka seakan jadi mayoritas di Istora Gelora Bung Karno. (tok,D3-77)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA