| Jumat, 14 Mei 2004 | SALA |
Pencuri Motor Menggangsir RumahSRAGEN- Meski zaman sudah sedemikian maju dan aksi kejahatan pun semakin canggih, di Sragen masih ditemukan kasus pencurian dengan cara sederhana, yaitu menggangsir rumah penduduk. Korbannya Pardi Budi Purnomo (36) warga RT 22 Desa Sambiduwur, Kecamatan Tanon, Kamis pukul 02.30 dini hari. Dia kehilangan motor Honda Grand AD-3842-TF seharga Rp 6 juta. ''Setelah dicek, ternyata pelaku memasuki rumah dengan menggangsir atau melubangi tanah di belakang rumah untuk bisa masuk,'' tutur korban saat mengadu ke Polsek Tanon, kemarin. Meski sudah memasuki rumah dengan bersusah payah, pencuri masih harus memanjat tangga untuk membuka pintu tengah. Setelah berada di dalam, pelaku menyambar motor Honda Grand dan keluar melalui pintu samping. Aksi kejahatan itu cukup lancar, sebab kunci kontak motor belum dicabut. Saksi Darni (34) sewaktu bangun tidur kaget karena motornya sudah raib. Saat itu diketahui pintu samping dalam keadaan terbuka. Aksi pencurian itu kemudian disampaikan kepada Pardi Budi Purnomo. Keheranan Sejumlah warga kampung yang datang ke lokasi juga keheranan. Sebab untuk memasuki rumah, pelaku cukup bersusah payah membuat galian dengan cara mencangkuli tanah. Aksi kejahatan dengan menggali tanah atau mengganggsir cukup terkenal pada tahun 1970-an. Sebab kala itu masih banyak rumah berlantai tanah dan dinding rumah banyak yang belum ditembok dengan batu bata. ''Paling tidak dibutuhkan waktu dua jam untuk menggali tanah itu,'' tutur warga. Di lokasi terpisah, motor Honda Supra milik Sukadi (55) warga RT 2 RW 1 Nambangan, Desa Srawung, Kecamatan Gesi juga disikat maling. Semula Minggu lalu pukul 07.00 Sukadi mengendarai motor untuk membawa mesin penyedot air ke sawah di Dukuh Ngeluk, Kelurahan Kedungupit. Setetelah memarkir motor, korban menurunkan mesin pompa penyedot air lalu menuju sawah. Setelah berjalan sekitar 75 m dan meletakkan mesin pompa, dia berniat kembali menuju lokasi parkir motornya. Ternyata Honda Supra AD-5284-Y miliknya sudah hilang dicuri. (nin-49i) |