logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 14 Mei 2004 PANTURA
Line

Empat Penyeberang Jalan Disambar Mobil

  • Tiga Pelajar Luka Berat dan Ringan

SLAWI - Empat penyeberang jalan di jalur pantura tepatnya di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, yang padat lalu lintas, kemarin sekitar pukul 06.45 pagi, disambar mobil Daihatsu Espass profit yang berjalan kencang.

Tiga dari keempat penyeberang jalan itu adalah pelajar SMPN Kedungkelor yang hendak berangkat sekolah. Satu korban luka ringan adalah seorang pekerja serabutan warga Desa/Kecamatan Warureja. Akibat kecelakaan itu, dua luka berat dan tiga luka ringan termasuk sopir mobil.

Pelajar yang mengalami luka berat adalah ikha (13). Kaki dan tangannya retak, serta kepala lecet-lecet. Dua rekannya yang berada di sampingnya, yakni Nurul Asmana (15) dan Rokhimah (13), mengalami luka ringan. Seorang lagi, yang diketahui bernama Urip Riyanto (20), penduduk Desa/Kecamatan Warureja, yang sama-sama menyeberang dengan ketiga pelajar itu, mengalami luka berat. Satu korban lagi yang mengalami luka ringan adalah Windara (40), sopir Espass B-7100-XY warga RT 14 RW 4 Desa Kuntang, Los Sarang, Indramayu, Jawa Barat.

Dengan demikian, dari kecelakaan itu tiga orang luka ringan dan dua luka berat. Semua korban kecelakaan kini masih dirawat di RS Santa Maria Pemalang, mengingat lokasi kecelakaan berada dekat perbatasan Kabupaten Tegal-Kabupaten Pemalang.

Terlalu Kiri

Sejumlah saksi mengatakan, kecelakaan itu berawal ketika Espass yang dikemudikan Windara melaju kencang dari arah barat ke timur, atau arah Jakarta-Semarang. Mobil tersebut tiba-tiba mendahului sebuah mobil boks yang belum diketahui identitasnya.

Ketika mendahului mobil boks, sopir membanting stir terlalu ke kiri. Di tempat itu ada empat orang yang hendak menyeberang jalan dan sudah seperempat masuk bahu jalan. Situasi itu membuat sopir sulit mengendalikan kendaraannya. Di sisi lain, jarak penyeberang jalan dan mobil sudah begitu dekat. Akibatnya, empat penyeberang jalan secara beruntun disambar mobil Espass tersebut.

Ika yang berada paling barat, mendapat hantaman paling keras dan terpental cukup jauh. Dua rekannya yang berdekatan juga mengalami hal serupa. Namun keduanya hanya luka ringan, sedangkan Ika mengalami luka parah.

Luka parah juga dialami Urip Riyanto yang berada paling timur. Dia luka berat dan hingga berita ini diturunkan belum bisa diajak bicara.

Warga Desa/Kecamatan Warureja itu mengalami luka cukup serius akibat hantaman langsung mobil Espass tersebut. Sedangkan sopir mobil hanya mengalami lukan ringan. (D12-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA