| Jumat, 14 Mei 2004 | OLAHRAGA |
KONI Jateng Minta Rp 10 MSEMARANG- Ketua KONI Jateng Aning Sunindyo akan mengajukan perubahan anggaran ke Pemprov Jawa Tengah sebesar Rp 8-10 miliar untuk persiapan menghadapi PON XVI Palembang, September mendatang. Dana sebesar itu digunakan untuk membeli peralatan yang dibutuhkan pengda-pengda dan juga bonus atlet. Selama ini, banyak pengda yang belum memiliki peralatan memadai untuk meningkatkan kualitas atletnya. ''Kami tetap akan mengajukan perubahan anggaran ke pemerintah daerah sebesar Rp 8-10 miliar. Dengan harapan permasalahan-permasalahan yang dihadapi pengda, terutama peralatan, bisa segera diatasi,'' tegasnya. Perubahan anggaran tersebut diharapkan disetujui DPRD I Jateng. Sebab, dana itu sangat penting untuk mewujudkan target Jateng untuk meraih peringkat tiga besar di PON XVI. ''Kami siap mewujudkan target tiga besar di PON XVI mendatang,'' katanya seusai pertemuan dengan Gubernur Jateng Mardiyanto dan ketua pengda seluruh Jateng di kantor KONI Jateng, kemarin. Sementara itu Mardiyanto mengakui masalah peralatan menjadi kendala utama bagi beberapa pengda dalam mempersiapkan ateltnya ke PON XVI. Contohnya, Pengda Wushu yang butuh matras seharga Rp 170 juta serta Pengda Perbakin yang butuh pistol dan peluru. Kondisi itu membuat KONI Jateng harus mengajukan perubahan anggaran ke pemerintah daerah. ''Silahkan ajukan perubahan anggaran ke Komisi E. Utarakan segala permasalahan yang ada di KONI apa adanya,'' kata Mardiyanto. Permasalahan yang dihadapi KONI Jateng ini harus diatasi secepatnya. Sebab, mereka harus mewaspadai tingginya persaingan di PON XVI. ''Di PON XVI, para atlet harus sekuat tenaga meningkatkan perolehan medali. Sebab, target kami masuk tiga besar,'' ujarnya. (H13-77) |