logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 14 Mei 2004 OLAHRAGA
Line

Penerobos Dominasi Pelatih Asing

MALAYSIA yang juga dikenal sebagai negara tangguh dalam bulutangkis, lebih banyak menggunakan pelatih asing sejak 1980-an. Mereka pernah mendatangkan Han Jian, Chen Cangjie, Yang Yang, Morten Frost Hansen, Park Joo Bong, dan pelatih asal Indonesia, Indra Gunawan.

Tetapi dalam Piala Thomas kali ini, mereka ditangani salah satu mantan pemain kontroversialnya, Misbun Sidek. Inilah anggota keluarga Sidek kedua yang memegang tampuk kepelatihan pasukan kebangsaan. Sang adik, Razif lebih dahulu menjadi pelatih kepala, sebelum era Morten Frost

Misbun lebih senang menjadi pelatih daripada menekuni bisnis. Menjadi pelatih adalah pilihan hidupnya. Mengharumkan nama negara merupakan keinginan terkuatnya, tentu saja lewat bulutangkis.

''Saya senang dan menerima tawaran untuk menjadi juru latih pasukan negara. Saya tidak ingin terlibat dalam bisnis keluarga. Konsentrasi saya adalah membentuk tim Malaysia yang kuat.'' kata Misbun, yang pernah menjadi runner-up All England. Dia dikalahkan Morten Frost Hansen di final. Dia dulu dikenal sebagai pemain temperamental. Penampilannya di masa lalu yang meledak-ledak, kini sama sekali tak terlihat ''Sebagai juru latih saya harus arif dan bijak. Saya mesti memberi contoh pemain dengan kesabaran,'' tuturnya. ''Ini barangkali juga karena faktor umur,'' lanjutnya, Kamis dinihari di Istora, seusai timnya dikalahkan Indonesia 1-3 dalam perempat final. (D3,tok-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA