| Jumat, 14 Mei 2004 | OLAHRAGA |
Kado buat Lippi Tak TerealisasiTURIN - Harapan pemain-pemain Juventus untuk memberikan kado perpisahan buat pelatih Marcello Lippi akhirnya tak terealisasi. Di Stadion Delle Alpi Turin, Kamis dini hari WIB kemarin, Juve ditahan tamunya, Lazio 2-2 pada final seri kedua Piala Italia sehingga secara keseluruhan kalah 2-4. Lippi akan meninggalkan Turin pada akhir musim ini. Dengan hasil itu, pelatih top ini gagal total pada musim 2003-2004. Tim tuan rumah sebenarnya membuat awal bagus dengan unggul 2-0 lewat gol David Trezeguet pada menit ke-20 dan Alessandro Del Piero (46). Sayang, Lazio mampu membalas hasil bidikan Bernardo Corradi pada menit ke-69 dan Stefano Fiore (83). "Gelar ini amat istimewa bagi kami," kata pelatih Lazio Roberto Mancini. "Anak-anak pantas memperoleh ini setelah kesetiaan kepada klub yang mereka perlihatkan melalui masa sulit selama dua tahun,'' tambahnya . Lippi tampak kecewa, meski berusaha tegar. ''Gol Corradi membuat semuanya jadi berantakan,'' ungkap Lippi yang siap melatih tim di luar Italia jika masa peristirahatannya berakhir. Gol Trezeguet Trezeguet, yang kemungkinan dijual Juve, mengatasi Giuseppe Favalli untuk meneruskan umpan silang Alessandro Birindelli dengan sundulan, gol! Juve bermain bagus, khususnya di lapangan tengah. Hanya 24 detik setelah babak kedua dimulai, Del Piero menjadikan Juve memimpin 2-0. Terbuka prospek untuk perpanjangan waktu, tetapi Mancini memasukkan Simone Inzaghi untuk meningkatkan serangan dan hal itu membawa hasil. Lazio terlihat berbahaya dan gol penting di kandang lawan tercipta ketika Corradi bangkit dan mencetak gol melalui sundulan dari tendangan pojok Sinisa Mihajlovic. Fiore memastikan gelar dengan sebuah gol yang membuat skor berubah menjadi 2-2. Ini Coppa Italia kedelapan bagi Mancini, atau yang kedua dalam kapasitasnya sebagai pelatih. (rtr,A7-59) |