logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 14 Mei 2004 SEMARANG
Line

Sopir Angkutan Mranggen Mengadu

DEMAK- Sekitar 25 anggota Paguyuban Pengemudi Raden Patah (PPRP) Mranggen jurusan Karangawen-Mranggen-Pucanggading, kemarin mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Demak. Mereka menyampaikan keluhannya atas penambahan kendaraan baru di jalur itu. Alasannya, penambahan tersebut tanpa sepengetahuan anggota paguyuban.

Sebenarnya mereka mau mengadu ke Bupati Dra Hj Endang Setyaningdiah. Namun mereka ditemui Kasi Prasarana dan Perizinan Kantor Perhubungan Sugeng Widodo SH SIP MM.

Mereka disarankan untuk menghadap Kepala Kantor Perhubungan Ir Musyadad Syarif MT. Mereka menuntut supaya Ketua Paguyuban Zaenuri dan Sekretaris Joko Edo segera diganti.

''Penambahan kendaraan baru di jalur Karangawen-Mranggen dan Pucanggading itu diputuskan tanpa sepengetahuan anggota paguyuban,'' ungkap Suprapto.

Menurut dia, penambahan kendaraan baru di jalur itu juga dinilai memberatkan. ''Dahulu kami bisa setor Rp 50.000/hari, tapi sekarang hanya Rp 30.000/hari.''

Membantah

Terpisah, Ketua paguyuban PPRP Zaenuri dan Sekretaris Joko Edo membantah hal itu. Tuntutan anggota paguyuban soal penggantian pengurusnya itu harus melalui voting bersama dalam rapat musyawarah lembaga itu.

Edo mengemukakan, voting untuk menentukan kepengurusan baru/tidak di tubuh organisasi PPRP Mranggen juga harus disaksikan oleh Kantor Perhubungan Demak. Pada bagian lain, Edo menyatakan tidak tahu-menahu soal iuran dana Rp 1 juta lebih pada anggota paguyuban.

Soal penambahan kendaraan baru di jalur Karangawen-Mranggen-Pucanggading, Edo menjelaskan, penambahan itu memang ada. Saat itu pihaknya dan pimpinan Kantor Perhubungan melakukan rapat bersama.

Kepala Kantor Perhubungan Ir Musadad Syarif MT mengatakan, pihaknya kini sudah mengeluarkan surat rekomendasi menghentikan penambahan kendaraan baru di jalur itu, mengingat jalur angkutan di kawasan itu cukup padat. (F2-84j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA