| Jumat, 14 Mei 2004 | SEMARANG |
Orang Tua Protes Isi Buku WajibSALATIGA - Nur Khamidi, warga Pungkursari, Salatiga, Kamis (13/5) mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kota Salatiga di Jalan Adi Sucipto. Dia menyatakan protes atas isi buku wajib terbitan PT Balai Pustaka (PT BP) yang kini menjadi pegangan salah seorang anaknya yang duduk di kelas III SD. ''Saya minta Dinas Pendidikan Kota Salatiga meralat isi buku wajib pelajara Matematika untuk kelas III SD. Isinya tidak benar,'' katanya. Nur Khamidi menceritakan, pada awalnya dia diminta anaknya membantu mengerjakan pekerjaan rumah (PR) Matematika. Soal-soal yang ada di dalam PR terdapat dalam buku berjudul ''Matematika 3 untuk SD Kelas III''. ''Ketika membaca isinya, saya malah kebingungan,'' tuturnya. Dia menilai penjelasan dan contoh pengerjaan soal yang ada dalam buku karangan Ig Sumarno dan Sukahar, salah. Dia pun membantu anaknya dengan menggunakan metode yang dianggapnya benar. Namun, jawaban yang menurut dirinya benar justru disalahkan oleh gurunya. Dari situlah akhirnya dia terdorong untuk mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kota. Oleh seorang staf instansi itu dia diminta menemui Drs Kadarisman sebagai pimpinan proyek buku senilai Rp 18,6 miliar tersebut. Meralat Dia berharap Kadarisman bersedia menerima protesnya dan segera meralatnya. ''Eh, ternyata pejabat itu tak memberikan jawaban yang memuaskan. Saya justru diminta mendatangi penelaah atau perevisi buku tersebut.'' Menurut dia, permintaan Kadarisman untuk mendatangi tiga penelaah, yaitu Djumadi, Supriyadi, dan Muhamad Slamet tidak beralasan. Sebab, sebagai pimpinan proyek buku tersebut adalah Kadarisman. Dengan demikian, dialah yang paling bertanggung jawab. Kepala Dinas Pendidikan Salatiga Drs H Bakri MSEd saat didatangi di kantornya, sedang menemui tamu. Adapun pimpro Drs Kadarisman saat didatangi di ruang kerjanya, tak ada. (A2-84k) |