logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 14 Mei 2004 SEMARANG
Line

Ekstraktor Madu Perkecil Kematian Larva

SEMARANG- Setiap panen madu, peternak lebah umumnya menggunakan alat pengepres untuk memeras madu dari tala (sarang lebah madu-Red). Tala yang mengandung madu kemudian dipres hingga seluruh madu yang ada di sela jaring-jaring berbentuk lubang segienam itu keluar. Secara kuantitas, cara pengepresan itu mampu memeras seluruh madu yang terkandung di dalam tala. Namun cara ini juga berisiko kematian larva lebah yang tersimpan di dalam tala.

"Padahal larva itulah yang akan dikembangbiakkan kembali oleh peternak agar panen dapat terus berlanjut," jelas Gede Wiji S, siswa SMK 7 Semarang, dalam "Pameran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Se-Kota Semarang", Kamis (13/5).

Berbagai karya siswa SMK lain dipamerkan di sejumlah stan yang terletak di halaman samping Balai Kota Semarang. Aneka desain busana, tata rambut, dan tata boga ditampilkan oleh siswa SMK 6 Semarang. Mereka juga membuka jasa perawatan rambut bagi pengunjung dengan harga cukup murah.

Siswa Pendidikan Ilmu Kayu Atas (PIKA) dan sekolah desain grafis menampilkan hasil karya mereka berupa mebel dan desain grafis.

Lebih lanjut Gede menjelaskan cara kerja mesin pengektraksi lebah yang buatan siswa SMK 7. Berbeda dengan mesin pres yang bekerja dengan sistem tekanan, mesin ekstraktor madu yang dikembangkan siswa-siswa sekolah kejuruan ini menggunakan gaya sentrifugal yang mampu memeras madu dari sarang lebah tanpa mematikan larva.

Cara mengoperasikannya pun cukup sederhana. Mesin berbentuk tabung yang dilengkapi ruang untuk meletakkan pelat tala itu tinggal diputar. " Putaran gaya sentrifugal (gaya dari pusat lingkaran menuju keluar-Red) mampu mengibas-ibaskan tala, sehingga madunya keluar," lanjut Gede.

Setiap putaran yang dilakukan selama 5 sampai 10 menit dapat diekstraksi dua lapis tala dengan kapasitas sekitar 100 ml. (nik-73)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA