logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 14 Mei 2004 KEDU & DIY
Line

Lereng Merapi

Diklat Basis Data Spasial Kebumian

KEBUMEN - Balai Informasi dan Konservasi Kebumen (BIKK) Karangsambung-LIPI di Kebumen, menurut rencana menggelar Pedidikan dan Latihan Pembentukan Basis Data Spasial Kebumian mulai 17 sampai 26 Mei 2004.

Drs Saifudin dari UPT BIKK Karangsambung kemarin menjelaskan, kegiatan bertujuan merumuskan konsep pembentukan basis data spasial kebumian dan peningkatan keterampilan SDM sebagai dasar perencanaan pembangunan guna menunjang otonomi daerah. Peserta 20 orang utusan dari kabupaten dan Kota di Jateng, Jatim, Jabar, Kaltim, Kalsel, Riau dan Pangkal Pinang. Para pengajar pakar dari LIPI dan UGM.(B3-76)

Demo Menolak Sikap Diskriminatif KPU

KEBUMEN - Sejumlah mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Stainu Kebumen, Rabu lalu berunjuk rasa ke KPU setempat. Mereka menolak sikap tidak adil dari KPU Pusat dalam pencalonan presiden. Mahasiswa menuntut KPU berlaku adil terhadap semua capres, dan menilai peraturan KPU sangat diskriminatif. Bahkan mahasiswa menuduh KPU telah melanggar HAM. Mahasiswa berjalan kaki mulai dari kampus Stainu Jl Kusma menuju KPU di kompleks Pemkab Jl Veteran. Mereka sempat berorasi di bundaran Tugu Walet. Ketua KPU Teguh Purnomo SH berjanji meneruskan aspirasi tersebut ke KPU Pusat. (B3-76)

Festival Anak Soleh Kota Magelang

MAGELANG-Sebanyak 469 anak mengikuti festival anak soleh Indonesia (Fasi) tingkat Kota Magelang, yang digelar Rabu lalu (12/5) di Gedung Wiji Wiworo Pinilih. Kegiatan itu melombakan tartil al Quran, tilawah, nasyid, puisi, azan dan iqomat, salat, cerdas cermat al Quran, menggambar dan mewarnai, hafal juz, kaligrafi, bahasa Arab, bahasa Inggris serta drama. Lomba yang dibuka Wali Kota Magelang H Fahriyanto, untuk mencari bibit unggul di bidang seni, khususnya seni Islam. Para juara akan mewakili Kota Magelang pada lomba serupa di tingkat Kedu dan Provinsi Jateng. (P60-76)

Pekan Pembayaran PBB Panutan

MAGELANG-Kali ketiga, Dinas Pendapatan Kota Magelang menyelenggarakan pekan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) panutan. Yang menjadi sasaran kali ini adalah wajib pajak dengan ketetapan Rp 500.000 ke atas. Sebelumnya telah diselenggarakan hal serupa untuk kalangan PNS pada 15 April, dan kalangan pendidik pada 5 Mei. SPPT yang dibagikan kepada masyarakat di kota ini tahun 2004 sebanyak 32.036, dengan jumlah tagihan Rp 1.835.301.000. Kegiatan yang berlangsung di ruang sidang PDAM Kota Magelang dihadiri para pengusaha yang tergabung dalam Apindo, anggota DPRD dan lainnya. (P60-76).

Pendaftaran Menjadi PTT

TEMANGGUNG- Pemkab Temanggung akan membuka pendaftaran calon Pegawai Tidak Tetap (PTT). Menurut Kabag Kepegawaian M.Husni S.Sos, formasi yang dibutuhkan meliputi 115 tenaga Satpol (100 pria dan 15 wanita), 100 tenaga kebersihan dan 15 tenaga pemadam kebakaran. Pendaftaran dibuka mulai 17 Mei 2004 hingga 19 Mei 2004, melalui semua Kantor Pos yang ada di wilayah itu. Pendaftaran tidak dipungut biaya.(nt-76)

Pelajar Temukan Mortir

PURWOREJO-Priyadi (15) pelajar SMP 13 Purworejo warga Katerban, Kutoarjo, menemukan sebuah mortir aktif, beberapa hari lalu. Waktu itu dia sedang berjalan-jalan melalui parit wilayah RT 1, RW 2, melihat sebuah karung.

Ketika dibuka ternyata berisi mortir ukuran 34 cm, berdiameter 8 cm, berat 4 kg, dengan nomor seri 811009. Ketika diteliti ternyata mortir itu masih aktif. Senjata ledak yang diperkirakan peninggalan zaman Belanda itu kini diamankan di Markas Brimob Kutoarjo. (yone-76)

Petani Mulai Kekurangan Air

PURWOREJO-Kendati baru memasuki kemarau ternyata sebagian petani dan penduduk Purworejo mulai mengeluh kekurangan air. Petani yang kekurangan air antara lain di wilayah Kecamatan Bagelen dan Ngombol.

Untuk mengairi sawahnya mereka menggunakan pompa air. Adapun warga yang mulai kekurangan air bersih di antaranya sebagian warga Desa Sokogelap, Kecamatan Kemiri. Ada pun yang terancam kesulitan air antara lain penduduk Sidorejo, Purworejo. Warga yang mulai kesulitan air bersih mulai antre di sumber air yang ada di desa mereka. (yon-76e)

Musim Kemarau Banyak Ikan

TEMANGGUNG- Memasuki musim kemarau kali ini, sejumlah tempat pemancingan di Kabupaten Temanggung mulai banyak didatangi pemancing. Menurut Supriyanto (35) seorang pemancing, pada pergantian musim seperti ini banyak ikan. Selain di tempat pemancingan, warga juga banyak yang memancing di sungai-sungai besar seperti Progo Kranggan, Galeh Parakan dan Jengkiling Kandangan.(nt-76)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA