SUARA MERDEKA
 
INDEKS PEMILU 2004 Selasa, 11 Mei 2004

SEMARANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Senin (10/5), memberikan penjelasan kepada Pemerintah Provinsi seputar persiapan menjelang Pemilu Presiden (Pilpres) 5 Juli mendatang.

JAKARTA- Pengamat politik dari LIPI, Ikrar Nusa Bakti, menilai, di tubuh Nahdlatul Ulama (NU) tidak ada perpecahan karena sejak dulu banyak anggota NU berada di partai politik yang berbeda. Menurut dia, kemarin, di kalangan NU tidak dikenal istilah perpecahan, tapi jika perpecahan suara memang ya.

SEJUMLAH calon presiden dan wakil presiden berlomba-lomba mendekati kader NU. Rebutan tersebut membuat kader organisasi massa terbesar tersebut terancam pecah. Bahkan perilaku para elitnya memperlihatkan hal itu. Bagaimana agar perpecahan tidak terjadi dan solusi apa yang bakal dilakukan? Berikut wawancara dengan Plh Ketua GP Ansor DIY...

JAKARTA- Dengan alasan supaya konsentrasi penuh pada penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) presiden yang dianggap lebih rawan ketimbang pemilu legislatif, kini anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat tidak dilibatkan lagi di dalam pengadaan distribusi dan pengadaan logistik pilpres. Kali ini semua urusan logistik ditangani penuh oleh Sekjen.

KHAFID Sirotudin SE, pria kelahiran Kendal 27 Mei 1969, merupakan salah satu dari sekian banyak wajah baru di Gedung Berlian. Dia merupakan calon terpilih anggota DPRD Jateng dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang berangkat dari daerah pemilihan (DP) Jateng 1 (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kendal) dengan nomor urut satu.

JAKARTA- DPP PPP mengumumkan secara resmi pasangan Hamzah Haz dan Agum Gumelar sebagai capres dan cawapres untuk Pemilu 5 Juli 2004. Wakil Ketua Umum DPP PPP Ali Marwan Hanan saat mengumumkan di kediaman dinas Wapres Hamzah Haz Senin malam menyatakan, Agum Gumelar sudah menandatangani kesediaan untuk dicalonkan PPP sebagai cawapres.

JAKARTA - Pasangan capres-cawapres, Siti Hardiyanti Hastuti (Tutut) Indra Rukmana dan KH Zainuddin MZ yang akhir pekan lalu muncul, ternyata tidak menjadi kenyataan. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang semula mencalonkan Tutut membatalkan rencana tersebut.

JAKARTA - Duet calon presiden (capres) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla, Senin (10/5) resmi dideklarasikan. Pasangan ini tidak hanya diajukan oleh Partai Demokrat (PD),

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA