logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 11 Mei 2004 PEMILU 2004
Line

PBB, PD dan PKPI Bergabung untuk Dukung SBY-Kalla

JAKARTA - Duet calon presiden (capres) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla, Senin (10/5) resmi dideklarasikan. Pasangan ini tidak hanya diajukan oleh Partai Demokrat (PD), tetapi juga diperkuat hasil koalisi dengan dua partai yang tidak lolos electoral treshold, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Acara deklarasi SBY - Kalla yang berlangsung di ruang Merak Gedung Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, dihadiri sekitar 1.000 orang kader dan massa pendukung kedua calon. Hadir dalam deklarasi itu Ketua Umum PD Subur Budhisantoso dan Sekjen EE Mangindaan, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Sekjen MS Ka'ban, serta Edi Sudrajat dan Hayono Isman dari PKPI. Hadir pula Azwar Anas, Erna Witoelar, Kemal Idris, AA Baramuli, serta KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym yang sehari sebelumnya juga memimpin doa pada deklarasi capres dan cawapres PAN, Amien Rais dan Siswono Yudohusodo.

Acara dimulai dengan pengumuman koalisi ketiga parpol yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan tertulis dari para ketua umumnya yang isinya mendukung sepenuhnya pencalonan pasangan SBY-Kalla.

Dalam pidato politiknya SBY menyampaikan visi dan misinya untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Indonesia. Mantan Menko Polkam ini berjanji akan membawa Indonesia dalam lima tahun ke depan menjadi lebih aman, damai, adil, demokratis, dan sejahtera.

Adapun Yusuf Kalla mengatakan dirinya mendapat kehormatan bisa mendampingi SBY dan bangga menjadi satu-satunya cawapres dari luar Pulau Jawa. SBY dan Kalla memiliki perbedaan mendasar.

Daftar ke KPU

Empat jam setelah deklarasi, pasangan ini datang ke KPU untuk didaftarkan sebagai capres dan cawapres pada pemilu 5 Juli 2004. Dengan demikian SBY-Kalla merupakan pasangan capres/cawapres pertama yang mendaftar ke KPU sejak pendaftaran dibuka 6 April lalu.

Pendaftaran ke KPU itu semula dijadwalkan pukul 15.00. Tetapi rombongan baru bisa memasuki ruangan pukul 15.40 karena terhambat oleh aksi unjuk rasa para pendukung Gus Dur yang menggelar aksinya di depan pintu masuk KPU.

Tentang berkas tim kampanye yang belum dipenuhi, SBY menjanjikan akan segera melengkapinya dua hari menjelang batas akhir pendaftaran. Sebab hingga kini susunannya masih dimatangkan.

SBY juga menegaskan tidak akan menggunakan birokrasi dan kedekatannya dengan TNI untuk memenangkan pencalonannya. Dia akan menaati ketentuan KPU terkait dengan penghimpunan dana kampanye.

Dukungan Bermunculan

Dukungan terhadap pencalonan SBY sebagai calon presiden (capres) dalam Pipres 5 Juli mendatang di wilayah Banyumas terus bermunculan. Saat ini telah berdiri sedikitnya lima organisasi pendukung SBY, yaitu SBY Fans Club, Yupiter (Yudoyono Presiden Pilihan Rakyat), Rajawali SBY, Satria SBY, serta Forum Komunikasi SBY.

SBY Fans Club dan Rajawali SBY merupakan organisasi yang bersifat nasional. Zimmy Liong dari Forum Komunikasi SBY mengatakan, organisasi yang dididirikan selain untuk melakukan pengorganisasian secara langsung bagi pemenangan capres SBY, juga sebagai wadah pendidikan politik rakyat.

Hal senada juga diungkapkan Bambang Widodo dari Rajawali SBY. Menurut dia, figur pasangan capres-cawapres SBY-Kalla mempuyai kelebihan, yakni dalam konteks ke-Indonesiaan (kebhinekaan), keduanya mewakili masyarakat Indonesia bagian barat dan timur. (A20,bn,G22-87,83i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA