| Selasa, 11 Mei 2004 | NASIONAL |
Aneka WartaEmpat Tersangka Bom PekanbaruJAKARTA-Tim penyidik kasus bom Pekanbaru, Senin kemarin, telah menetapkan sedikitnya empat tersangka, yaitu Along, Irwanto, Aliong, dan Boy S Sianipar. Mereka diduga sebagai pelaku utama. Tersangka Along saat ini dirawat di RS Polda Riau, Aliong ditahan di Poltabes Pekanbaru, Irwanto dalam perawatan intensif di RS Ibnu Sina, sedangkan Boy masih dalam pencarian. Sedangkan motif peledakan diduga keras terkait asuransi, yakni utang-piutang yang melibatkan Along dan Aliong. Kemudian kedua tersangka itu menggaet Irwanto dan Boy untuk melakukan peledakan dengan cara membakar lokasi ruko. Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Paiman. "Keempat tersangka tersebut sudah diidentifikasi, serta bukti-bukti telah ada pada petugas. Namun untuk bahan peledak, sementara ini petugas baru menemukan jenis RDX," kata Paiman. Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar menyatakan, pihaknya masih mempelajari latar belakang peledakan bom di Pekanbaru, Riau. Kendati sampai sekarang motif yang diketahui adalah keinginan beberapa orang tertentu untuk memperoleh asuransi. (bu-69t) Tommy Tinggalkan RSPAD JAKARTA - Tommy Soeharto dikabarkan telah meninggalkan RSPAD yang selama ini merawatnya. Dia meninggalkan RSPAD dengan naik helikopter menuju LP Nusakambangan. Dia masuk rumah sakit Sabtu 24 April, kemudian esoknya Minggu 25 April 2004 menjalani operasi tumor otak dekat mata kiri. Tapi tumornya belum diangkat. Diperoleh keterangan, Tommy dijemput petugas LP Nusakambangan. Usniati, dari bagian keperawatan Paviliun Kartika, tempat Tommy dirawat, membenarkan hal itu. Dia ikut mendampingi Tommy masuk heli. "Tidak ada keluarga maupun pengacara Tommy yang datang. Dia hanya didampingi petugas LP Nusakambangan dan RSPAD," tutur Usniati. Dia mengatakan, usai menjalani operasi, Tommy selama dua minggu hanya menjalani pemeriksaan dan perawatan rutin, tapi tidak dilakukan operasi lanjutan. "Kondisinya baik, hanya mata kiri sebelah atas masih dibalut, sisa dari operasi. Perawatan selanjutnya akan dilakukan di LP Nusakambangan. Jadi, sementara ini belum ada rencana kembali lagi ke RSPAD." (dtc-33t) 85% Manula Idap Berbagai Penyakit YOGYAKARTA- Kepala Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK UGM Prof Dr dr H Soewadi MPH SpKJ(K) mengatakan, 85 persen manusia usia lanjut cenderung mengidap berbagai penyakit. Dia mengemukakan beberapa penyakit fisik yang sering diderita orang lanjut usia adalah hipertensi, stroke, jantung koroner, gagal ginjal, diabetes militus, tumor, arthritis, dan malnutrisi. Bahkan, sering terjadi kematian akibat stres. Hal itu dikatakannya kepada Suara Merdeka, Senin kemarin. Selain gangguan fisik, menurut dia, beberapa gangguan mental yang mungkin diderita orang lanjut usia adalah depresi (10-15%) dan gangguan paranoid (11%). Gangguan itu tentu tak boleh dibiarkan, karena akan mengganggu lingkungan dan penderita. Adapun gangguan psikiatrik lain yang dapat terjadi pada orang lanjut usia (45-64 tahun) adalah skizofrenia paranoid, meski diduga kurang dari 0,5%. (P12-86t) |